Ibadah Doa Malang, 03 Mei 2016 (Selasa Sore)
[reload halaman ini - auto reload 10 menit]

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.
Wahyu 4:1
1   Kemudian dari pada itu aku melihat: Sesungguhnya, sebuah pintu terbuka di sorga dan suara yang dahulu yang telah kudengar, berkata kepadaku seperti bunyi sangkakala, katanya: Naiklah ke mari dan Aku akan menunjukkan kepadamu apa yang harus terjadi sesudah ini.
Di pulau Patmos, Rasul Yohanes melihat sebuah pintu terbuka di Surga.
Kejadian 28:16-17
16   Ketika Yakub bangun dari tidurnya, berkatalah ia: "Sesungguhnya TUHAN ada di tempat ini, dan aku tidak mengetahuinya."
17  Ia takut dan berkata: "Alangkah dahsyatnya tempat ini. Ini tidak lain dari rumah Allah, ini pintu gerbang sorga."
Yakub bermimpi melihat pintu gerbang Surga, sama dengan rumah Allah. Ada 3 pengertian rumah Allah:
Yakub bermimpi melihat pintu gerbang Surga, sama dengan rumah Allah. Ada 3 pengertian rumah Allah:
1.   Tempat Tuhan memelihara kehidupan kita secara doubel.
Kejadian 28:20-22

20  Lalu bernazarlah Yakub: "Jika Allah akan menyertai dan akan melindungi aku di jalan yang kutempuh ini, memberikan kepadaku roti untuk dimakan dan pakaian untuk dipakai,
21  sehingga aku selamat kembali ke rumah ayahku, maka TUHAN akan menjadi Allahku.
22  Dan batu yang kudirikan sebagai tugu ini akan menjadi rumah Allah. Dari segala sesuatu yang Engkau berikan kepadaku akan selalu kupersembahkan sepersepuluh kepada-Mu."
    1. Secara jasmani: sandang, pangan, papan/ rumah, perlindungan dan kebahagiaan Surga.
    2. Secara rohani: makanan rohani/ pembukaan firman Allah.
Bukti terjadi pemeliharaan secara jasmani dan rohani yaitu kita bisa mengembalikan perpuluhan milik Tuhan. Perpuluhan adalah pengakuan bahwa kita sudah diberkati Tuhan, segala sesuatu yang kita terima berasal dari Tuhan. Pengakuan bahwa kita sudah dipelihara secara jasmani dan rohani, sampai hidup kekal.
Maleakhi 3:10
10  Bawalah seluruh persembahan persepuluhan itu ke dalam rumah perbendaharaan, supaya ada persediaan makanan di rumah-Ku dan ujilah Aku, firman TUHAN semesta alam, apakah Aku tidak membukakan bagimu tingkap-tingkap langit dan mencurahkan berkat kepadamu sampai berkelimpahan.
Jika ada perpuluhan, maka pintu Surga terbuka bagi kita, sampai kita masuk kerajaan Surga yang kekal.

2.   Tempat untuk memuliakan Tuhan.
1 Korintus 3:16-17
16  Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu?
17  Jika ada orang yang membinasakan bait Allah, maka Allah akan membinasakan dia. Sebab bait Allah adalah kudus dan bait Allah itu ialah kamu.
1 Korintus 6:19-20
19  Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, -- dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri?
20  Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu!
Sama dengan tempat beribadah dan melayani Tuhan. Kita sudah dibeli oleh darah Yesus yang mahal sehingga kita menjadi milik Tuhan/ rumah Tuhan, sebagai tempat beribadah melayani Tuhan. Jika tidak setia atau tidak mau beribadah melayani Tuhan, berarti berhutang darah Yesus yang tidak bisa dibayar dengan apa pun, bahkan dengan hukuman neraka sekalipun.
1 Petrus 2:9
9  Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib:
Yang boleh beribadah melayani Tuhan untuk memuliakan Tuhan adalah seorang imam dan raja, yaitu seorang yang suci. Supaya bisa suci, harus tinggal dalam ruangan suci, ketekunan dalam kandang penggembalaan (3 macam ibadah pokok). Tubuh, jiwa, roh kita disucikan secara intensif oleh Allah Tri Tunggal sehingga kita hidup dalam urapan Roh Kudus.
Efesus 4:11-12
11  Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar,
12  untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus,
Imam dan raja adalah seorang yang dipercaya jabatan pelayanan dan karunia Roh Kudus (= jubah yang indah). Seorang yang dipakai dalam pelayanan pembangunan tubuh Kristus, mulai dalam nikah, dalam penggembalaan, antar penggembalaan. Beribadah melayani dengan setia dan benar, setia dan berkobar-kobar, setia dan baik.
Wahyu 19:11
11   Lalu aku melihat sorga terbuka: sesungguhnya, ada seekor kuda putih; dan Ia yang menungganginya bernama: "Yang Setia dan Yang Benar," Ia menghakimi dan berperang dengan adil.
Hasilnya:
a.       pintu Surga terbuka sehingga kita dipakai dalam kegerakan kuda putih, kegerakan Roh Kudus hujan akhir, kegerakan pembangunan tubuh Kristus yang sempurna, mempelai wanita Surga, rumah Allah yang sempurna.
b.      Semua menjadi indah pada waktunya.

3.  Rumah doa, tempat untuk menyembah Tuhan.
Markus 11:17
17  Lalu Ia mengajar mereka, kata-Nya: "Bukankah ada tertulis: Rumah-Ku akan disebut rumah doa bagi segala bangsa? Tetapi kamu ini telah menjadikannya sarang penyamun!"
Jika tidak mau menyembah Tuhan, akan menjadi sarang penyamun, tempat roh jahat dan roh najis.
Matius 17:1-2, 5
1  Enam hari kemudian Yesus membawa Petrus, Yakobus dan Yohanes saudaranya, dan bersama-sama dengan mereka Ia naik ke sebuah gunung yang tinggi. Di situ mereka sendiri saja.
2  Lalu Yesus berubah rupa di depan mata mereka; wajah-Nya bercahaya seperti matahari dan pakaian-Nya menjadi putih bersinar seperti terang.
5  Dan tiba-tiba sedang ia berkata-kata turunlah awan yang terang menaungi mereka dan dari dalam awan itu terdengar suara yang berkata: "Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan, dengarkanlah Dia."
Dalam penyembahan yang benar, pintu Surga terbuka sehingga terjadi pembaharuan/ keubahan hidup dari manusia daging menjadi manusia rohani seperti Yesus. Pembaharuan mulai dari wajah, sama dengan hati hanya berisi kasih Allah, sehingga tidak ada kejahatan, kenajisan, kepahitan, iri, dendam, kecewa, dll.
Kita diubahkan menjadi anak kecil/ bayi yang hanya menangis kepada Tuhan, merasa tidak layak, tidak mampu, tidak berharga, hanya berharap pada belas kasih anugerah Tuhan.
Hasilnya:
a.       Tangan anugerah Tuhan yang besar sanggup memelihara dan melindungi kita di tengah dunia yang sulit, sampai jaman antikris berkuasa di bumi selama 3,5 tahun.
b.      Tangan anugerah Tuhan yang besar sanggup menolong, menyelesaikan segala masalah, sampai yang mustahil.
c.       Tangan anugerah Tuhan yang besar sanggup memberi masa depan yang berhasil dan indah pada waktunya.
d.      Tangan anugerah Tuhan yang besar mampu menyucikan, mengubahkan sedikit demi sedikit, sampai sempurna, sama mulia dengan Tuhan. Kita terangkat ke awan-awan yang permai saat Tuhan datang kedua kali, sampai masuk kerajaan Surga, menjadi rumah Allah yang kekal.
Wahyu 21:2-3
2  Dan aku melihat kota yang kudus, Yerusalem yang baru, turun dari sorga, dari Allah, yang berhias bagaikan pengantin perempuan yang berdandan untuk suaminya.
3  Lalu aku mendengar suara yang nyaring dari takhta itu berkata: "Lihatlah, kemah Allah ada di tengah-tengah manusia dan Ia akan diam bersama-sama dengan mereka. Mereka akan menjadi umat-Nya dan Ia akan menjadi Allah mereka.

Tuhan memberkati.