Ibadah Doa Semalam Suntuk, 15 April 2014 (Selasa Malam)
[reload halaman ini - auto reload 5 menit]

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Keluaran 12:21-22

21 ¶ Lalu Musa memanggil semua tua-tua Israel serta berkata kepada mereka: “Pergilah, ambillah kambing domba untuk kaummu dan sembelihlah anak domba Paskah.
22 Kemudian kamu harus mengambil seikat hisop dan mencelupkannya dalam darah yang ada dalam sebuah pasu, dan darah itu kamu harus sapukan pada ambang atas dan pada kedua tiang pintu; seorangpun dari kamu tidak boleh keluar pintu rumahnya sampai pagi.
Paskah pertama merupakan perlindungan bagi bangsa Israel yaitu tidak terjadi kematian anak sulung.
Pengertian Paskah secara umum adalah kelepasan. Jaman Israel, Paskah menunjuk kelepasan bangsa Israel dari Mesir. Jaman sekarang menunjuk kelepasan dari dosa, daging dan dunia.
Dulu anak domba disembelih menghasilkan darah, sekarang menunjuk darah Yesus Anak Domba Allah.
Darah Yesus mampu untuk melepaskan kita dari ikatan-ikatan, yaitu:
a.     Ikatan dosa sampai puncaknya dosa yaitu dosa makan minum dan kawin mengawinkan. Kita bisa hidup benar.
b.     Ikatan dunia. Kita bisa setia dalam ibadah pelayanan.
Yakobus 4:4
4 Hai kamu, orang-orang yang tidak setia! Tidakkah kamu tahu, bahwa persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah? Jadi barangsiapa hendak menjadi sahabat dunia ini, ia menjadikan dirinya musuh Allah.
c.     Ikatan daging dengan segala keinginan, hawa nafsu, emosi, ambisi sehingga kita bisa taat dengar-dengaran.
Roma 8:7
7 Sebab keinginan daging adalah perseteruan terhadap Allah, karena ia tidak takluk kepada hukum Allah; hal ini memang tidak mungkin baginya.

Darah Yesus adalah darah pendamaian antara manusia berdosa dengan Allah, antara manusia dengan manusia.
2 Korintus 5:18-21
18 Dan semuanya ini dari Allah, yang dengan perantaraan Kristus telah mendamaikan kita dengan diri-Nya dan yang telah mempercayakan pelayanan pendamaian itu kepada kami.
19 Sebab Allah mendamaikan dunia dengan diri-Nya oleh Kristus dengan tidak memperhitungkan pelanggaran mereka. Ia telah mempercayakan berita pendamaian itu kepada kami.
20 Jadi kami ini adalah utusan-utusan Kristus, seakan-akan Allah menasihati kamu dengan perantaraan kami; dalam nama Kristus kami meminta kepadamu: berilah dirimu didamaikan dengan Allah.
21 Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah.
Pendamaian merupakan inisiatif dari Tuhan, usaha Tuhan untuk menolong manusia.
Jika kita mengalami pendamaian oleh darah Yesus, maka segala dosa kita tidak diperhitungkan lagi, seperti kita tidak pernah berbuat dosa. Proses berdamai: mengaku dosa kepada Tuhan dan sesama, jika diampuni, jangan berbuat dosa lagi. Mengampuni dosa orang lain dan melupakan. Maka saat itu darah Yesus menghapus segala dosa kita. Hasilnya:
a.     Kita dibenarkan oleh Tuhan dan hidup dalam kebenaran, berpegang teguh pada pengajaran yang benar.
b. Hati damai sejahtera. Kita merasakan urapan Roh Kudus dan kasih Allah.
Markus 9:49-50
49 Karena setiap orang akan digarami dengan api.
50 Garam memang baik, tetapi jika garam menjadi hambar, dengan apakah kamu mengasinkannya? Hendaklah kamu selalu mempunyai garam dalam dirimu dan selalu hidup berdamai yang seorang dengan yang lain.”
Kita tampil sebagai garam yang asin, selalu ada api Roh Kudus dalam hidup kita.
Kegunaan Roh Kudus:
1.     Membuat kita taat dengar-dengaran.
Roma 8:15
15 Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita berseru: “ya Abba, ya Bapa!”
Menyenangkan Tuhan dan sesama. Maka ada kuasa penciptaan untuk menjadikan yang tidak ada menjadi ada, yang mustahil menjadi tidak mustahil, yang gagal menjadi berhasil.

2.     Roh Kudus mencurahkan kasih Allah untuk memberi kekuatan ekstra kepada kita sehingga kita bisa kuat dan teguh hati.
Roma 5:5
5 Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita.
Tidak kecewa, putus asa atau tinggalkan Tuhan, apa pun yang kita hadapi, tetapi selalu mengucap syukur.
Tidak menoleh ke belakang, tidak terpengaruh oleh dunia tetapi tetap setia dan berkobar dalam ibadah pelayanan, tetap bersaksi.
1 Tawarikh 19:13
13 Kuatkanlah hatimu dan marilah kita menguatkan hati untuk bangsa kita dan untuk kota-kota Allah kita. TUHAN kiranya melakukan yang baik di mata-Nya.”
Maka Tuhan akan menjadikan semua baik.

3.     Roh Kudus menyucikan kita.
Roma 15:16
16 yaitu bahwa aku boleh menjadi pelayan Kristus Yesus bagi bangsa-bangsa bukan Yahudi dalam pelayanan pemberitaan Injil Allah, supaya bangsa-bangsa bukan Yahudi dapat diterima oleh Allah sebagai persembahan yang berkenan kepada-Nya, yang disucikan oleh Roh Kudus.
Menyucikan kita dari virus dosa, ulat dosa, sampai sempurna seperti Yesus.

Tuhan memberkati.


SESSION II

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Keluaran 12:22-23

12:22 Kemudian kamu harus mengambil seikat hisop dan mencelupkannya dalam darah yang ada dalam sebuah pasu, dan darah itu kamu harus sapukan pada ambang atas dan pada kedua tiang pintu; seorangpun dari kamu tidak boleh keluar pintu rumahnya sampai pagi.
12:23 Dan TUHAN akan menjalani Mesir untuk menulahinya; apabila Ia melihat darah pada ambang atas dan pada kedua tiang pintu itu, maka TUHAN akan melewati pintu itu dan tidak membiarkan pemusnah masuk ke dalam rumahmu untuk menulahi.


Hisop = rumput/ lumut. Ini menunjuk pada manusia.

1 Petrus 1:24-25
1:24 Sebab: “Semua yang hidup adalah seperti rumput dan segala kemuliaannya seperti bunga rumput, rumput menjadi kering, dan bunga gugur,
1:25 tetapi firman Tuhan tetap untuk selama-lamanya.” Inilah firman yang disampaikan Injil kepada kamu.


Di antara segala jenis rumput, hisop adalah yang paling lemah, tetapi dipilih Tuhan untuk menyapukan darah pada ambang dan tiang pintu Israel sehingga mereka selamat.
Jadi, hisop adalah kehidupan yang lemah yang dipilih Tuhan untuk menyalurkan berita pendamaian, atau untuk menjadi hamba Tuhan/ pelayan Tuhan.

1 Korintus 1:25-29
1:25 Sebab yang bodoh dari Allah lebih besar hikmatnya dari pada manusia dan yang lemah dari Allah lebih kuat dari pada manusia.
1:26 Ingat saja, saudara-saudara, bagaimana keadaan kamu, ketika kamu dipanggil: menurut ukuran manusia tidak banyak orang yang bijak, tidak banyak orang yang berpengaruh, tidak banyak orang yang terpandang.
1:27 Tetapi apa yang bodoh bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan orang-orang yang berhikmat, dan apa yang lemah bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan apa yang kuat,
1:28 dan apa yang tidak terpandang dan yang hina bagi dunia, dipilih Allah, bahkan apa yang tidak berarti, dipilih Allah untuk meniadakan apa yang berarti,
1:29 supaya jangan ada seorang manusiapun yang memegahkan diri di hadapan Allah.


"Ingat saja" artinya jangan lupa diri, jangan lupa keadaan kita saat dipanggil Tuhan. Kalau sudah lupa diri dan lupa Tuhan, itu adalah suatu kecelakaan dan kebinasaan.

Mengapa Tuhan memilih yang lemah/ hina/ tidak terpandang?
  1. Untuk meniadakan yang kuat, yang pandai, dan meniadakan kebanggaan-kebanggaan.
  2. Supaya tidak bermegah, supaya tidak sombong.
  3. Supaya bergantung pada kasih karunia Tuhan dan bekerja lebih keras dari yang lain.
    1 Korintus 15:9-10
    15:9 Karena aku adalah yang paling hina dari semua rasul, sebab aku telah menganiaya Jemaat Allah.
    15:10 Tetapi karena kasih karunia Allah aku adalah sebagaimana aku ada sekarang, dan kasih karunia yang dianugerahkan-Nya kepadaku tidak sia-sia. Sebaliknya, aku telah bekerja lebih keras dari pada mereka semua; tetapi bukannya aku, melainkan kasih karunia Allah yang menyertai aku.

Jika berhasil dalam pelayanan, kita harus selalu mengucap syukur kepada Tuhan dan mengakui kasih karunia Tuhan. Maka ini akan menambah kekuatan baru untuk melayani Tuhan.


Hisop harus dicelup dalam darah yang ada dalam pasu, artinya harus menyelam dalam darah supaya bisa mengerti dengan benar pengalaman kematian bersama Tuhan.
Kalau hisop mau dicelup dalam darah, maka hisop akan dipakai untuk membawa berita pendamaian, yaitu Kabar Baik/ firman penginjilan dan Kabar Mempelai.
Kalau hisop tidak mau dicelup dalam darah, kalau pelayan Tuhan tidak mau mengalami pengalaman kematian bersama Tuhan, maka akan menjadi kering.

Hasil dicelup dalam darah adalah ada roh kemuliaan.
1 Petrus 4:12-14
4:12 Saudara-saudara yang kekasih, janganlah kamu heran akan nyala api siksaan yang datang kepadamu sebagai ujian, seolah-olah ada sesuatu yang luar biasa terjadi atas kamu.
4:13 Sebaliknya, bersukacitalah, sesuai dengan bagian yang kamu dapat dalam penderitaan Kristus, supaya kamu juga boleh bergembira dan bersukacita pada waktu Ia menyatakan kemuliaan-Nya.
4:14 Berbahagialah kamu, jika kamu dinista karena nama Kristus, sebab Roh kemuliaan, yaitu Roh Allah ada padamu.


Roh kemuliaan mengadakan mujizat rohani, yaitu mengubahkan kita dari manusia daging menjadi manusia rohani, dimulai dari berbahagia di tengah penderitaan bersama Tuhan, tidak mengomel, setia berkobar-kobar di tengah penderitaan. Maka mujizat jasmani juga akan terjadi. Lazarus yang sudah mati 4 hari bisa dibangkitkan oleh Tuhan. Tidak ada yang mustahil bagi Tuhan. Jika Tuhan datang kedua kali, kita akan diubahkan menjadi sama mulia dengan Dia.



Tuhan memberkati.