Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 29 September 2016 (Kamis Sore)
[reload halaman ini - auto reload 10 menit]

Salam sejahtera dalam kasih Tuhan kita Yesus Kristus.
Wahyu 19:9
9 Lalu ia berkata kepadaku: "Tuliskanlah: Berbahagialah mereka yang diundang ke perjamuan kawin Anak Domba." Katanya lagi kepadaku: "Perkataan ini adalah benar, perkataan-perkataan dari Allah."
Perjamuan kawin Anak Domba adalah pertemuan antara Yesus yang datang kembali kedua kali sebagai Mempelai Pria Surga, dengan sidang jemaat yang sempurna sebagai mempelai wanita Surga, di awan-awan yang permai. Kemudian masuk kerajaan 1000 tahun damai (Firdaus yang akan datang), sampai masuk Yerusalem Baru, kita duduk bersanding dengan Yesus di tahta Surga selama-lamanya.
Wahyu 3:21
21 Barangsiapa menang, ia akan Kududukkan bersama-sama dengan Aku di atas takhta-Ku, sebagaimana Akupun telah menang dan duduk bersama-sama dengan Bapa-Ku di atas takhta-Nya.
Kita menjadi milik Tuhan selama-lamanya. Ada 3 milik Tuhan yang tidak bisa diganggu gugat:
1.     Perpuluhan, milik Tuhan yang terkecil.
2.     Rumah Tuhan = penyembahan.
3.     Mempelai wanita Tuhan
Yohanes 3:29a
29 Yang empunya mempelai perempuan, ialah mempelai laki-laki;..

Matius 22:15-22
15  Kemudian pergilah orang-orang Farisi; mereka berunding bagaimana mereka dapat menjerat Yesus dengan suatu pertanyaan.
16 Mereka menyuruh murid-murid mereka bersama-sama orang-orang Herodian bertanya kepada-Nya: "Guru, kami tahu, Engkau adalah seorang yang jujur dan dengan jujur mengajar jalan Allah dan Engkau tidak takut kepada siapapun juga, sebab Engkau tidak mencari muka.
17 Katakanlah kepada kami pendapat-Mu: Apakah diperbolehkan membayar pajak kepada Kaisar atau tidak?"
18 Tetapi Yesus mengetahui kejahatan hati mereka itu lalu berkata: "Mengapa kamu mencobai Aku, hai orang-orang munafik?
19 Tunjukkanlah kepada-Ku mata uang untuk pajak itu." Mereka membawa suatu dinar kepada-Nya.
20 Maka Ia bertanya kepada mereka: "Gambar dan tulisan siapakah ini?"
21 Jawab mereka: "Gambar dan tulisan Kaisar." Lalu kata Yesus kepada mereka: "Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah."
22 Mendengar itu heranlah mereka dan meninggalkan Yesus lalu pergi.
Matius 22:15-22 tentang kepemilikian, dibagi menjadi:
1)     ay 15-18 Ujian kepemilikan.
2)     ay 19-22 Proses kepemilikan mempelai:
        a.     harus ada gambar Allah
        b.     harus ada tulisan/ cap Allah
        c.     harus ada penyucian.

Kita mempelajari poin pertama dan kedua yaitu harus ada gambar dan tulisan Allah.
Kejadian 1:26
26  Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi."
Pada mulanya Allah menciptakan manusia segambar (sama mulia) dengan Allah Tri Tunggal, dan ditempatkan di taman Eden, mengalami kebahagiaan bersama Tuhan. Namun Adam dan Hawa jatuh dalam dosa yaitu tidak taat dengar-dengaran, sehingga kehilangan gambar dan tulisan Allah Tri Tunggal, telanjang dan diusir ke dunia yang bersuasana kutukan (letih lesu, beban berat, air mata).
Roma 3:23
23 Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah,
Di dalam dunia, semua manusia telah berbuat dosa sampai puncaknya dosa: dosa makan minum dan kawin mengawinkan, sehingga tampil seperti anjing dan babi, telanjang dan tidak tahu malu. Bahkan tampil seperti setan, contohnya: Petrus yang menolak salib. Beribadah melayani hanya mencari yang enak bagi daging sekalipun harus mengorbankan perkara rohani, tidak mau sengsara daging bersama Yesus. Kehilangan gambar dan tulisan Allah, sampai dibinasakan. Oleh sebab itu, Tuhan berusaha supaya manusia bisa kembali pada gambar dan tulisan Allah Tri Tunggal.
2 Korintus 3:2-3
2 Kamu adalah surat pujian kami yang tertulis dalam hati kami dan yang dikenal dan yang dapat dibaca oleh semua orang.
3 Karena telah ternyata, bahwa kamu adalah surat Kristus, yang ditulis oleh pelayanan kami, ditulis bukan dengan tinta, tetapi dengan Roh dari Allah yang hidup, bukan pada loh-loh batu, melainkan pada loh-loh daging, yaitu di dalam hati manusia.
Caranya: Tuhan memakai hamba Tuhan/ pelayan Tuhan dalam urapan Roh Kudus (= jari Allah) untuk menuliskan firman Allah dalam hati manusia supaya manusia kembali pada gambar dan tulisan (= kemuliaan) Allah Tri Tunggal, kembali menjadi milik Tuhan.
Ada 2 bentuk pemberitaan firman:
1)     Firman penginjilan/ susu/ kabar baik.
Efesus 1:13
13 Di dalam Dia kamu juga--karena kamu telah mendengar firman kebenaran, yaitu Injil keselamatanmu--di dalam Dia kamu juga, ketika kamu percaya, dimeteraikan dengan Roh Kudus, yang dijanjikan-Nya itu.
Amsal 25:25
25 ΒΆ Seperti air sejuk bagi jiwa yang dahaga, demikianlah kabar baik dari negeri yang jauh.
Yaitu Injil yang memberitakan kedatangan Yesus pertama kali ke dunia, mati di kayu salib untuk memanggil orang berdosa supaya percaya Yesus dan diselamatkan.
2)     Cahaya Injil kemuliaan Kristus/ makanan keras/ Kabar Mempelai.
2 Korintus 4:3-4
3 Jika Injil yang kami beritakan masih tertutup juga, maka ia tertutup untuk mereka, yang akan binasa,
4 yaitu orang-orang yang tidak percaya, yang pikirannya telah dibutakan oleh ilah zaman ini, sehingga mereka tidak melihat cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus, yang adalah gambaran Allah.
Matius 25:6
6 Waktu tengah malam terdengarlah suara orang berseru: Mempelai datang! Songsonglah dia!
Yaitu Injil yang memberitakan tentang kedatangan Yesus kedua kali dalam kemuliaan sebagai Raja, Mempelai Pria Surga, untuk memilih orang-orang yang sudah selamat supaya disucikan dan diubahkan sampai sempurna, sama mulia dengan Tuhan. Kembali pada gambar dan tulisan Allah Tri Tunggal, menjadi mempelai wanita Tuhan yang siap menyambut kedatangan Yesus kedua kali.

2 Korintus 4:7
7 Tetapi harta ini kami punyai dalam bejana tanah liat, supaya nyata, bahwa kekuatan yang melimpah-limpah itu berasal dari Allah, bukan dari diri kami.
Sehebat apa pun manusia di dunia, diisi dengan apa pun (kekayaan, kepandaian, kedudukan), hanya tanah liat yang rapuh, mudah kecewa/ putus asa, bangga, berbuat dosa, sehingga hancur dan binasa. Oleh sebab itu harus diisi/ ditulisi dengan harta Surga yaitu cahaya Injil kemuliaan Kristus, firman yang lebih tajam dari pedang bermata dua. Prosesnya:
1.     Mendengar firman pengajaran yang benar dalam urapan Roh Kudus.
Urapan Roh Kudus sama dengan kebebasan, artinya tidak terbatas oleh umur, tingkat sosial, kepandaian, sehingga kita bisa mengerti firman pengajaran yang benar. Sama dengan firman ditulis di dahi/ pikiran.
2.     Percaya/ yakin pada firman. Sama dengan firman ditulis di hati, menjadi iman dalam hati.
3.     Praktik firman. Sama dengan firman ditulis di tangan.
Hasilnya:
1)     Menerima kekuatan ekstra dari Tuhan.
2 Korintus 4:7
7 Tetapi harta ini kami punyai dalam bejana tanah liat, supaya nyata, bahwa kekuatan yang melimpah-limpah itu berasal dari Allah, bukan dari diri kami.
Sehingga kita bisa kuat teguh hati untuk:
a.     menghadapi kesulitan, pencobaan, masalah yang mustahil, sampai menghadapi maut.
2 Korintus 4:8-9
8  Dalam segala hal kami ditindas, namun tidak terjepit; kami habis akal, namun tidak putus asa;
9 kami dianiaya, namun tidak ditinggalkan sendirian, kami dihempaskan, namun tidak binasa.
Kita tidak kecewa/ putus asa/ tinggalkan Tuhan menghadapi apa pun, tetapi tetap setia dan berkobar-kobar dalam ibadah pelayanan.
b.     menghadapi pengajaran palsu yang mengombang-ambingkan gereja Tuhan.
Yosua 1:6, 7, 9, 18
6 Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, sebab engkaulah yang akan memimpin bangsa ini memiliki negeri yang Kujanjikan dengan bersumpah kepada nenek moyang mereka untuk diberikan kepada mereka.
7 Hanya, kuatkan dan teguhkanlah hatimu dengan sungguh-sungguh, bertindaklah hati-hati sesuai dengan seluruh hukum yang telah diperintahkan kepadamu oleh hamba-Ku Musa; janganlah menyimpang ke kanan atau ke kiri, supaya engkau beruntung, ke manapun engkau pergi.
9 Bukankah telah Kuperintahkan kepadamu: kuatkan dan teguhkanlah hatimu? Janganlah kecut dan tawar hati, sebab TUHAN, Allahmu, menyertai engkau, ke manapun engkau pergi."
18 Setiap orang yang menentang perintahmu dan tidak mendengarkan perkataanmu, apapun yang kauperintahkan kepadanya, dia akan dihukum mati. Hanya, kuatkan dan teguhkanlah hatimu!"
Dalam kegerakan hujan akhir, yang dibutuhkan adalah kuat dan teguh hati.
Kuat dan teguh hati untuk menghadapi penyesatan.
Matius 24:4, 5, 11, 24
4  Jawab Yesus kepada mereka: "Waspadalah supaya jangan ada orang yang menyesatkan kamu!
5 Sebab banyak orang akan datang dengan memakai nama-Ku dan berkata: Akulah Mesias, dan mereka akan menyesatkan banyak orang.
11 Banyak nabi palsu akan muncul dan menyesatkan banyak orang.
24 Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat-mujizat, sehingga sekiranya mungkin, mereka menyesatkan orang-orang pilihan juga.
Kuat dan teguh hati dalam penyembahan.
Wahyu 19:1, 3, 4, 6
19:1  Kemudian dari pada itu aku mendengar seperti suara yang nyaring dari himpunan besar orang banyak di sorga, katanya: "Haleluya! Keselamatan dan kemuliaan dan kekuasaan adalah pada Allah kita,
3 Dan untuk kedua kalinya mereka berkata: "Haleluya! Ya, asapnya naik sampai selama-lamanya."
4 Dan kedua puluh empat tua-tua dan keempat makhluk itu tersungkur dan menyembah Allah yang duduk di atas takhta itu, dan mereka berkata: "Amin, Haleluya."
6 Lalu aku mendengar seperti suara himpunan besar orang banyak, seperti desau air bah dan seperti deru guruh yang hebat, katanya: "Haleluya! Karena Tuhan, Allah kita, Yang Mahakuasa, telah menjadi raja.