Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 14 Maret 2026 (Sabtu Sore)
[reload halaman ini - auto reload 5 menit]

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 24: 36 => Yesus menampakkan diri kepada semua murid
24:36. Dan sementara mereka bercakap-cakap tentang hal-hal itu, Yesus tiba-tiba berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata kepada mereka: "Damai sejahtera bagi kamu!"

Kuasa kebangkitan Yesus membawa damai sejahtera bagi kita semua.

Ayat 37-49= damai sejahtera sanggup untuk menghadapi tiga hal (diterangkan pada Ibadah Kaum Muda, 17 Januari 2026):



  1. Ayat 37-43= damai sejahtera sanggup menghadapi ketakutan dan kebimbangan (diterangkan pada Ibadah Kaum Muda, 17 Januari 2026 sampai Ibadah Kaum Muda, 21 Februari 2026).

    Ketakutan murid-murid saat melihat Yesus adalah seperti melihat hantu--sesuatu yang menakutkan dan merugikan.

    Kalau takut, akan salah lihat dan salah pilih, terutama masalah jodoh karena hanya mengajukan keinginan daging sendiri. Bahkan salah dalam memilih pengajaran.

    Untuk menghadapi ketakutan, Yesus menunjukkan empat hal, yaitu hadirat-Nya, tangan dan kaki-Nya, daging dan tulang-Nya, dan makanan-Nya.



  2. Ayat 44-45= damai sejahtera sanggup menghadapi pikiran yang tertutup sehingga tidak mengerti kitab suci--firman pengajaran yang benar (diterangkan pada Ibadah Kaum Muda, 28 Februari 2026 sampai Ibadah Kaum Muda, 07 Maret 2026).



  3. Lukas 24: 46-49
    24:46. Kata-Nya kepada mereka: "Ada tertulis demikian: Mesias harus menderita dan bangkit dari antara orang mati pada hari yang ketiga,
    24:47. dan lagi: dalam nama-Nya berita tentang pertobatan dan pengampunan dosa harus disampaikan kepada segala bangsa, mulai dari Yerusalem.
    24:48. Kamu adalah saksi dari semuanya ini.
    24:49. Dan Aku akan mengirim kepadamu apa yang dijanjikan Bapa-Ku. Tetapi kamu harus tinggal di dalam kota ini sampai kamu diperlengkapi dengan kekuasaan dari tempat tinggi."

    Yang ketiga: damai sejahtera membuat kita bisa menjadi saksi Tuhan.


AD. 3
Ada dua macam saksi Tuhan:



  1. Saksi palsu.
    Matius 26: 59-63
    26:59. Imam-imam kepala, malah seluruh Mahkamah Agama mencari kesaksian palsu terhadap Yesus, supaya Ia dapat dihukum mati,
    26:60. tetapi mereka tidak memperolehnya, walaupun tampil banyak saksi dusta. Tetapi akhirnya tampillah dua orang,
    26:61. yang mengatakan: "
    Orang ini berkata: Aku dapat merubuhkan Bait Allah dan membangunnya kembali dalam tiga hari."
    26:62. Lalu Imam Besar itu berdiri dan berkata kepada-Nya: "Tidakkah Engkau memberi jawab atas tuduhan-tuduhan saksi-saksi ini terhadap Engkau?"
    26:63. Tetapi Yesus tetap diam. Lalu kata Imam Besar itu kepada-Nya: "Demi Allah yang hidup, katakanlah kepada kami, apakah Engkau Mesias, Anak Allah, atau tidak."


    Saksi palsu adalha orang yang mendengar perkataan Yesus tetapi hanya menggunakan pandangan daging--'Orang ini berkata: Aku dapat merubuhkan Bait Allah dan membangunnya kembali dalam tiga hari' --, padalah yang dimaksudkan Yesus adalah tubuh-Nya sendiri.

    Ini sama dengan mendengar firman pengajaran yang benar tetapi tidak melakukannya, sehingga:



    • Dikuasai roh jual beli--Antikris--, yaitu beribadha melayani hanya untuk mencari perkara daging sampai mengorbankan perkara rohani termasuk keselamatan.



    • Tidak mengalami pembaharuan hidup; sama dengan tidak disertai terang keubahan hidup, sehingga tetap hidup dalam kegelapan dosa dan puncaknya dosa.



    Akibatnya:



    • Firmanpengajaran yang benar dihujat---dulu Yesus dihakimi karena tampilnya saksi dusta.



    • Merusak atau menghambat pembangunan tubuh Kristus, sehingga ia juga akan dibinasakan.



  2. Saksi yang benar yaitu orang yang mendengar perkataan Yesus--firman pengajaran yang benar--dan melakukannya, sehingga mengalami terang keubahan hidup untuk membawa orang berdosa supaya percaya Yesus dan diselamatkan.

    Bahkan membawa orang-orang yang sudah selamat untuk masuk dalam pembangunan tubuh Kristus yang sempurna--mempelai wanita sorga.


Hati-hati! Kalau tidak menjadi saksi yang benar, pasti akan jadi saksi palsu.

Lukas 24: 48-49
24:48. Kamu adalah saksi dari semuanya ini.
24:49. Dan Aku akan mengirim kepadamu apa yang dijanjikan Bapa-Ku. Tetapi kamu harus tinggal di dalam kota ini sampai kamu diperlengkapi dengan kekuasaan dari tempat tinggi."

'di kota ini'= Yerusalem.
Kisah Rasul 1: 4-5
1:4. Pada suatu hari ketika Ia makan bersama-sama dengan mereka, Ia melarang mereka meninggalkan Yerusalem, dan menyuruh mereka tinggal di situ menantikan janji Bapa, yang--demikian kata-Nya--"telah kamu dengar dari pada-Ku.
1:5. Sebab Yohanes membaptis dengan air, tetapi tidak lama lagi kamu akan dibaptis dengan Roh Kudus."

Yesus harus mati di kayu salib, tetapi Ia bangkit dan naik ke sorga untuk mengirimkan janji Bapa, yaitu kuasa Roh Kudus.
Inilah kekuatan ekstra supaya kita bisa menjadi saksi yang benar.

Syarat menerima kuasa Roh Kudus: kita harus memiliki hati nurani yang baik.

Hati nurnai yang baik kita dapatkan lewat baptisan air yang benar.
ini adalah landasan yang kuat untuk menerima Roh Kudus.

1 Petrus 3: 20-21
3:20. yaitu kepada roh-roh mereka yang dahulu pada waktu Nuh tidak taat kepada Allah, ketika Allah tetap menanti dengan sabar waktu Nuh sedang mempersiapkan bahteranya, di mana hanya sedikit, yaitu delapan orang, yang diselamatkan oleh air bah itu.
3:21. Juga kamu sekarang diselamatkan oleh kiasannya, yaitu baptisan--maksudnya bukan untuk membersihkan kenajisan jasmani, melainkan untuk memohonkan hati nurani yang baik kepada Allah--oleh kebangkitan Yesus Kristus,

Syarat baptisan air yang bnear: percaya kepada Yesus sebagai satu-satunya Juruselamat dan bertobat--mati terhadap dosa.

Roma 6: 4
6:4. Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru.

Pelaksanaan baptisan air yang benar: orang yang sudah percaya Yesus dan bertobat--mati terhadap dosa--harus dikuburkan dalam air bersama Yesus di dalam nama Bapa, Anak Laki-laki, dan Roh Kudus yaitu Tuhan Yesus Kristus, dan bangkit--keluar dari dalam air--bersama Yesus sehingga mendapatkan hidup baru/hidup sorgawi--langit terbuka--yaitu hidup dalam urapan Roh Kudus.
Kita mengalami pembaharuan dari hati nurani yang cenderung jahat menjadi hati nurani yang baik.

Hati nurani yang baik adalah landasan yang kuat untuk menerima Roh Kudus; menerima janji Bapa.

Dulu, yang selamat adalah Nuh sekeluarga--satu bahtera; satu baptisan air.
Jadi, untuk menikah harus satu baptisan. Kalau tidak, saat menikah tidak akan bisa menjadi satu.

Empat macam hati nurani yang baik:



  1. Kisah Rasul 1: 4-5
    1:4. Pada suatu hari ketika Ia makan bersama-sama dengan mereka, Ia melarang mereka meninggalkan Yerusalem, dan menyuruh mereka tinggal di situ menantikan janji Bapa, yang--demikian kata-Nya--"telah kamu dengar dari pada-Ku.
    1:5. Sebab Yohanes membaptis dengan air, tetapi tidak lama lagi kamu akan dibaptis dengan Roh Kudus."

    Yang pertama: hati damai--Yerusalem artinya kota damai.

    Proses mendapatkan hati damai: berdamai dengan Tuhan dan sesama--saling mengaku danmengampuni--, dan tidak berbuat dosa lagi.
    Darah Yesus akan membasuh segala dosa kita, sehingga hati kita menjadi damai.

    Hati damai adalah tempatnya Roh Kudus.
    Kalau marah dan takut, tidak akan ada Roh Kudus.

    Jaga hati damai! Jangan ada iri hati atau kebencian!



  2. Kisah Rasul 1: 11
    1:11. dan berkata kepada mereka: "Hai orang-orang Galilea, mengapakah kamu berdiri melihat ke langit? Yesus ini, yang terangkat ke sorga meninggalkan kamu, akan datang kembali dengan cara yang sama seperti kamu melihat Dia naik ke sorga."

    Yang kedua: kuat teguh hati.

    Artinya: memiliki hati yang teguh untuk menantikan kedatnagan Yesus kedua kali.

    Kuat teguh hati= tahan uji menghadpai dosa dan puncaknya dosa--Setan dengan roh jahat dan roh najis--, sehingga kita tidak berbuat dosa.

    Kemudian tahan uji menghadapi ajaran-ajaran palsu--nabi palsu--, sehingga tidak tersesat.

    Terakhir tahan uji menghadapi ekonomi--Antikris--, sehingga tidak kecewa, putus asa, dan menyangkal Tuhan tetapi tetap percaya dan berharap Tuhan.
    Ujian terakhir adalah soal keuangan, dan banyak yang meninggalkan Tuhan.

    Kuat teguh hati, kita akan hidup dalam kesucian.

    1 Yohanes 3: 2-3
    3:2. Saudara-saudaraku yang kekasih, sekarang kita adalah anak-anak Allah, tetapi belum nyata apa keadaan kita kelak; akan tetapi kita tahu, bahwa apabila Kristus menyatakan diri-Nya, kita akan menjadi sama seperti Dia, sebab kita akan melihat Dia dalam keadaan-Nya yang sebenarnya.
    3:3. Setiap orang yang menaruh pengharapan itu kepada-Nya, menyucikan diri sama seperti Dia yang adalah suci.

    Apapun keadaan kita memang belum nyata, tetapi yang harus nyata adalah kita harus kuat teguh hati--hidup dalam kesucian.
    Kesucian meningkat, semua akan ikut meningkat.



  3. Kisah Rasul 1: 23-25
    1:23. Lalu mereka mengusulkan dua orang: Yusuf yang disebut Barsabas dan yang juga bernama Yustus, dan Matias.
    1:24. Mereka semua berdoa dan berkata: "Ya Tuhan, Engkaulah yang mengenal hati semua orang, tunjukkanlah kiranya siapa yang Engkau pilih dari kedua orang ini,
    1:25. untuk menerima jabatan pelayanan, yaitu kerasulan yang ditinggalkan Yudas yang telah jatuh ke tempat yang wajar baginya."

    'Engkaulah yang mengenal hati'= Tuhan melihat hati kita bukan lainnya.

    Yang ketiga: hati yang taat.

    Artinya: selalu mempertahankan dan menignkatkan jabatan pelayanan smapai pada kesempurnaan. Jabatan pelayanan tidak akan pernah hilang; tidak pernah digantikan orang lain seperti Yuds diganti oleh Matias.

    Kalau tidak taat, hidup akan susah payah dan penuh air mata; dan satu waktu akan meinggalkan jabatan pelayanan.
    Tetapi kalau taat, kita akan berbahagia.



  4. Kisah Rasul 1: 14
    1:14. Mereka semua bertekun dengan sehati dalam doa bersama-sama, dengan beberapa perempuan serta Maria, ibu Yesus, dan dengan saudara-saudara Yesus.

    Yang keempat: hati yang tekun/setia.

    Kita harus tekun dalam doa penyembahan ditambah dengan doa puasa dan doa semalam suntuk.


Jika kita memliki hati nurani yang baik, yaitu hati damai, kuat teguh hati, taat dengar-dengaran, dan tekun, Roh Kudus akan dicurhakan kepada kita.

Kegunaan Roh Kudus:



  1. Roma 15: 16
    15:16. yaitu bahwa aku boleh menjadi pelayan Kristus Yesus bagi bangsa-bangsa bukan Yahudi dalam pelayanan pemberitaan Injil Allah, supaya bangsa-bangsa bukan Yahudi dapat diterima oleh Allah sebagai persembahan yang berkenan kepada-Nya, yang disucikan oleh Roh Kudus.

    Yang pertama: Roh Kudus menyucikan kita, bangsa kafir.

    Bangsa kafir adlaah anjing dan babi yang bau.
    Perkataan sia-sia: gosip, dusta, fitnah, hujat--anjing--disucikan jadi perkataan suci, benar, dan baik.
    Perbuatan dosa dan puncaknya dosa--babi--disucikan menjadi perbuatan suci dan baik.

    Kita disucikan, sehingga kita menjadi domba-domba--pelayan Tuhan--yang suci dan berbau harum untuk dipakai dalam pembangunan tubuh Kristus yang sempurna.

    1 Petrus 2: 5
    2:5. Dan biarlah kamu juga dipergunakan sebagai batu hidup untuk pembangunan suatu rumah rohani, bagi suatu imamat kudus, untuk mempersembahkan persembahan rohani yang karena Yesus Kristus berkenan kepada Allah.

    Imamat kudus= imam yang suci.

    Kita berbau harum dan indah pada waktunya karena jabatan pelayanan adalah jubah indah.



  2. Yohanes 15: 25-27
    15:25. Tetapi firman yang ada tertulis dalam kitab Taurat mereka harus digenapi: Mereka membenci Aku tanpa alasan.
    15:26. Jikalau Penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi tentang Aku.
    15:27. Tetapi kamu juga harus bersaksi, karena kamu dari semula bersama-sama dengan Aku."

    Yohanes 16: 1-2
    16:1. "Semuanya ini Kukatakan kepadamu, supaya kamu jangan kecewa dan menolak Aku.
    16:2. Kamu akan dikucilkan, bahkan akan datang saatnya bahwa setiap orang yang membunuh kamu akan menyangka bahwa ia berbuat bakti bagi Allah.

    Yang kedua: Roh Kudus membuat kita bisa bersaksi.

    Kita tidak kecewa dan putus asa menghadapi kesulitan di dunia bahkan aniaya, tetapi kita tetap bersaksi untuk menyinarkan terang di tengah keegalapan. Kita selalu mengucap syukur kepada Tuhan.



  3. Roma 8: 11
    8:11. Dan jika Roh Dia, yang telah membangkitkan Yesus dari antara orang mati, diam di dalam kamu, maka Ia, yang telah membangkitkan Kristus Yesus dari antara orang mati, akan menghidupkan juga tubuhmu yang fana itu oleh Roh-Nya, yang diam di dalam kamu.

    Yang ketiga: Roh Kudus membangkitkan apa yang sudah mati.

    Roh Kudus sanggup memelihar akita secara jasmani di tengah kesulitan dunia sampai Antikris berkuasa di bumi.

    Roh Kudus sanggup menyelesaikan semua maslaah yang mustahil. Yang mustahil jadi tidak mustahil.

    Jika Yesus datang kembali kita akan diubahkan menjadi sempurna seperti Dia untuk layak menyambut kedatangan-Nya kembali kedua kali di awan-awan yang permai. Kita masuk perjamuan kawin Anak Domba, kerajaan Seribu Tahun Damai (Firdaus yang akan datang), dan Yerusalem baru selamanya.


Kita butuh Roh Kudus untuk bisa jadi saksi Tuhan dan mempelai Tuahn. Jangan sampai kalah!
Kita minta Roh Kudus malam ini.

Tuhan memberkait.