Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 10 Januari 2026 (Sabtu Sore)
[reload halaman ini - auto reload 5 menit]

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 24: 36 => Yesus menampakkan diri kepada semua murid
24:36. Dan sementara mereka bercakap-cakap tentang hal-hal itu, Yesus tiba-tiba berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata kepada mereka: "Damai sejahtera bagi kamu!"

Kuasa kebangkitan Yesus membawa damai sejahtera bagi kita semua.

Mengapa gereja Tuhan membutuhkan damai sejahtera?



  1. Kejadian 3: 9-10
    3:9. Tetapi TUHAN Allah memanggil manusia itu dan berfirman kepadanya: "Di manakah engkau?"
    3:10. Ia menjawab: "Ketika aku mendengar, bahwa Engkau ada dalam taman ini, aku menjadi takut, karena aku telanjang; sebab itu aku bersembunyi."


    Sejak Adam dan Hawa berbuat dosa di taman Eden sehingga terpisah dari Tuhan, manusia sudah kehilangan damai sejahtera dan diusir ke dalam dunia. Sejak itu semua manusia di dunia sudah berbuat dosa, sehingga kehilangan kemuliaan, telanjang, dan dalam ketakutan.

    Roma 3: 23
    3:23. Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah,

    Akibatnya: manusia hidup dalam kutukan: letih lesu, beban berat, susah payah, dan air mata.
    Kalau dibiarkan akan binasa selamanya di neraka.

    Karena itu gereja Tuhan membutuhkan damai sejahtera.



  2. Matius 24: 3-8
    24:3. Ketika Yesus duduk di atas Bukit Zaitun, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya untuk bercakap-cakap sendirian dengan Dia. Kata mereka: "Katakanlah kepada kami, bilamanakah itu akan terjadi dan apakah tanda kedatangan-Mu dan tanda kesudahan dunia?"
    24:4. Jawab Yesus kepada mereka: "Waspadalah supaya jangan ada orang yang menyesatkan kamu!
    24:5. Sebab banyak orang akan datang dengan memakai nama-Ku dan berkata: Akulah Mesias, dan mereka akan menyesatkan banyak orang.
    24:6. Kamu akan mendengar deru perang atau kabar-kabar tentang perang. Namun berawas-awaslah jangan kamu gelisah; sebab semuanya itu harus terjadi, tetapi itu belum kesudahannya.
    24:7. Sebab bangsa akan bangkit melawan bangsa, dan kerajaan melawan kerajaan. Akan ada kelaparan dan gempa bumi di berbagai tempat.
    24:8. Akan tetapi semuanya itu barulah permulaan penderitaan menjelang zaman baru.

    Keadaan dunia akhir zaman ditandai dnegan kegoncnagan, sehingga terjadi kegelisahan.

    Penyebab kegoncangan:



    • Penyesatan, yaitu ajaran-ajaran palsu yang membuat kita berbuat dosa.
      Kalau melawan firman, tidak akan diberkati, tetapi dikutuk.



    • Peperangan.

    • Kelaparan.

    • gempa bumi.



    Semua ini akan bertambah-tambah. Tetapi masih belum cukup.



  3. Wahyu 6: 3-4
    6:3. Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang kedua, aku mendengar makhluk yang kedua berkata: "Mari!"
    6:4. Dan majulah seekor kuda lain, seekor kuda merah padam dan orang yang menungganginya dikaruniakan kuasa untuk mengambil damai sejahtera dari atas bumi, sehingga mereka saling membunuh, dan kepadanya dikaruniakan sebilah pedang yang besar.

    Terakhir, ditutup dengan penghukuman Tuhan--meterai kedua--, yaitu penghukuman untuk mengambil damai sejahtera di dunia, sehingga tidak ada damai di dunia, sehingga semua dalam kutukan dan kebinasaan selamanya.


Jadi, di dalam dunia tidak ada damai sejahtera, tetapi hanya ada kutukan dan kebinasaan.

Bagaimana cara kita mendapatkan damai sejahtera?



  1. Dari pihak Tuhan: Tuhan harus datang ke dalam dunia untuk membawa korban pendamaian, sehingga manusia dengan manusia dan manusia dengan Tuhan yang terpisah bisa disatukan kembali.

    Dengan demikian kita bisa mengalami damai sejahtera.

    Tiga tingkatan korban pendamaian:



    • Kejadian 3: 21
      3:21. Dan TUHAN Allah membuat pakaian dari kulit binatang untuk manusia dan untuk isterinya itu, lalu mengenakannya kepada mereka.

      Yang pertama: di taman Eden binatangnya tidak jelas, dan hanya berlaku untuk Adam dan Hawa saja--gambaran dari nikah.

      Ini pelajaran bagi kita. Nikah rumah tangga harus ada korban pendamaian; sama dengan nikah harus diperdamaikan antara suami-istri, anak-orang tua, dan adik-kakak.



    • Imamat 16: 3
      16:3. Beginilah caranya Harun masuk ke dalam tempat kudus itu, yakni dengan membawa seekor lembu jantan muda untuk korban penghapus dosa dan seekor domba jantan untuk korban bakaran.

      Perikop: hari raya pendamaian.
      Imamat 1: 14
      1:14. Jikalau persembahannya kepada TUHAN merupakan korban bakaran dari burung, haruslah ia mempersembahkan korbannya itu dari burung tekukur atau dari anak burung merpati.

      Yang kedua: binatang korban sudah jelas: lembu, kambing, domba, dan burung ekukur. Tetapi ini masih merupakan bayangan dari yang akan datang.

      Ini hanya berlaku untuk satu bangsa, yaitu bangsa Israel.



    • 1 Yohanes 4: 9-10
      4:9. Dalam hal inilah kasih Allah dinyatakan di tengah-tengah kita, yaitu bahwa Allah telah mengutus Anak-Nya yang tunggal ke dalam dunia, supaya kita hidup oleh-Nya.
      4:10. Inilah kasih itu: Bukan kita yang telah mengasihi Allah, tetapi Allah yang telah mengasihi kita dan yang telah mengutus Anak-Nya sebagai pendamaian bagi dosa-dosa kita.

      Yang ketiga: semua korban pendamaian mulai taman Eden samapi pada zaman Taurat digenapkan dalam kurban Kristus di kayu salib. Dan berlaku untuk semua manusia di dunia. termasuk bangsa kafir.



    Proses pendamaian dari Tuhan:



    • Yesus harus lahir ke dlaam dunia sebagai satu-satunay manusia yang tidak berdosa tetapi harus mati di kayu salib untuk menjadi korban pendamaian untuk mengampuni segala dosa manusia dan menyelamatkan manusia berdosa.



    • Yesus harus bangkit dan naik ke sorga untuk menjadi Imam Besar yang duduk di sebelah kanan takhta Allah Bapa untuk mengadakan pelayanan pemdamaian, sehingga kita mendapatkan damai sejahtera.



  2. Dari pihak kita:



    • Oleh dorongan firman pengajaran yang benar yang menunjukkan dosa-dosa, kita isa sadar, menyesal, dan mengakuinya kepada Tuhan dan sesama. jika diampuni jangan berbuat dosa lagi.



    • Oleh dorongan firman kisa mengampuni dosa orang lain dan melupakannya.



    Dengan demikain darah Yesus membasuh segala dosa kita, sehingga hati kita menjadi damai.

    Hati damai adalah landasan yang kuat untuk menerima kuasa Tuhan.


Kjalau ada hati damai, hasilnya:



  1. Roma 16: 20
    16:20. Semoga Allah, sumber damai sejahtera, segera akan menghancurkan Iblis di bawah kakimu. Kasih karunia Yesus, Tuhan kita, menyertai kamu!

    Yang pertama: kita mengalami kuasa kemenangan atas Iblis.

    Setan adalah sumbernya dosa. Kita menang, sehingga kita bisa hidup benar dan suci.

    Setan adalah nabi palsu dengan ajaran palsu dan gosip yang mau memecah belah tubuh Kristus. Kita menang sehingga kita bisa berpegang teguh pada firman pengajaran yang benar dan taat dengar-dengaran. Kita mengarah ke Yerusalem baru.

    Setan adalah Antikris--sumber krisis. Kita menang sehingga kita mengalami kuasa pemelhiaraan Tuhan sampai berkelimpahan di tengah kesulitan dunia dan ketidakberdayaan kita sampai Antikris erkuasa di bumi. Kita bisa mnejadi berkat bagi orang lain, dan selalu mengucap syukur.



  2. 2 Korintus 5: 18-19
    5:18. Dan semuanya ini dari Allah, yang dengan perantaraan Kristus telah mendamaikan kita dengan diri-Nya dan yang telah mempercayakan pelayanan pendamaian itu kepada kami.
    5:19. Sebab Allah mendamaikan dunia dengan diri-Nya oleh Kristus dengan tidak memperhitungkan pelanggaran mereka. Ia telah mempercayakan berita pendamaian itu kepada kami.

    Yang kedua: kita mendapatkan kuasa pemakaian Tuhan.

    Kita dipercaya dan dipakai untuk membawa berita pendamaian, yaitu kabar baik bagi orang-orang yang belum percaya Yesus supaya percaya Yesus dan diselamatkan; dan membawa kabar mempelai untuk orang-orang yang sudah percaya Yesus supaya disucikan sampai sempurna seperti Yesus.

    Roma 10: 15
    10:15. Dan bagaimana mereka dapat memberitakan-Nya, jika mereka tidak diutus? Seperti ada tertulis: "Betapa indahnya kedatangan mereka yang membawa kabar baik!"

    Tuhanmemuntun kita ke masa depan berhasil dan indah.
    Kalau tidak dipakai Tuhan, hidup kita akan gagal bahkan menuju kutukan dan kebinasaan selamanya.

    Yang menentukan hidup kita indah atau tidak adalah kita dipakai Tuhan atau tidak.
    Jangan mundur dari pelayanan! Sekalipun sederhana, tetapi kalau dipakai Tuhan, hidup kita akan indah.



  3. 2 Korintus 5: 17-19
    5:17. Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.
    5:18. Dan semuanya ini dari Allah, yang dengan perantaraan Kristus telah mendamaikan kita dengan diri-Nya dan yang telah mempercayakan pelayanan pendamaian itu kepada kami.
    5:19. Sebab Allah mendamaikan dunia dengan diri-Nya oleh Kristus dengan tidak memperhitungkan pelanggaran mereka. Ia telah mempercayakan berita pendamaian itu kepada kami.

    Yang ketiga: kita mengalami kuasa pembaharuan dari manusia daging menjadi manusia rohani seperti Yesus--mujizat terbesar--mulai dari tidak ada dusta.

    Efesus 4: 23-25
    4:23. supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu,
    4:24. dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya.
    4:25. Karena itu buanglah dusta dan berkatalah benar seorang kepada yang lain, karena kita adalah sesama anggota.

    Jujur, kita akan menjadi rumah doa. Kita gemar menyemah Tuhan, dan doa kita dijawab Tuhan. Mujizat jasmani juga terjadi. Tidak ada yang mustahil bagi Tuhah. Semua masalah yang mustahil diselesaikan oleh Tuhan.

    Jika Yesus datang kembali kita akan diubahkan menjadi sempurna seperti Dia untuk layak menyambut kedatangan-Nya kembali kedua kali di awan-awan yang permai. Kita tidak salah dalam perkataan. Kita bersorak: Haleluya. Kita masuk perjamuan kawin Anak Domba, kerajaan Seribu Tahun Damai (Firdaus yang akan datang), dan Yerusalem baru selamanya--damai selamanya.


minta hati damai! Serahkan semua kepada Tuhan apa yang membuat kita tidak damai sampai hati kita dmaai. Kuasa Tuhan akan turun di tengah kita.

Tuhan memberkati.