Ibadah Raya Surabaya, 25 Januari 2026 (Minggu Siang)
[reload halaman ini - auto reload 5 menit]
Salam
sejahtera dalam Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus
Kristus. Selamat mendengarkan firman Tuhan. Biarlah damai sejahtera,
kasih karunia dilimpahkan Tuhan di tengah-tengah kita.
Wahyu
22: 6-21 menunjuk pada tujuh
peringatan/nasihat/teguran kepada sidang jemaat akhir zaman,
supaya menjadi sempurna seperti Yesus dan tampil sebagai mempelai
wanita sorga yang siap untuk menyambut kedatangan Yesus kedua kali di
awan-awan yang permai dan masuk Yerusalem baru selamanya--angka tujuh
menunjuk pada kesempurnaan.
- Ayat
7= peringatan
pertama: peringatan
yang dikaitkan dengan kebahagiaan dalam menerima firman nubuat
(diterangkan pada Ibadah
Raya Surabaya, 24 November 2024
sampai Ibadah
Raya Surabaya, 15 Desember 2024).
- Ayat
8-9= peringatan kedua:
peringatan
tentang penghormatan dan penyembahan
(diterangkan pada Ibadah
Doa Surabaya, 18 Desember 2024
sampai Ibadah
Doa Surabaya, 08 Januari 2025).
- Ayat
10= peringatan
ketiga; peringatan
untuk tidak memeteraikan firman nubuat--firman pengajaran yang
benar; wahyu dari Tuhan--, karena waktunya sudah singkat
(diterangkan pada Ibadah
Pendalaman Alkitab Malang, 09 Januari 2025
sampai Ibadah Pendalaman
Alkitab Malang, 23 Januari 2025).
- Ayat
11-12= peringatan keempat: peringatan
tentang dua macam arus di dunia:
kesucian atau kenajisan. Kita harus tegas memilih (diterangkan pada
Ibadah
Raya Surabaya, 26 Januari 2025
sampai Ibadah Doa
Surabaya, 26 Februari 2025
sampai Ibadah
Doa Surabaya, 26 Februari 2025).
- Ayat
13-16= peringatan
kelima: peringatan
tentang membasuh jubah.
(diterangkan pada Ibadah
Pendalaman Alkitab Malang, 27 Februari 2025
sampai Ibadah
Doa Surabaya, 23 April 2025)
- Ayat
17= peringatan keenam: peringatan
tentang tugas gereja Tuhan, yaitu bersaksi dan mengundang
(diterangkan pada Ibadah
Pendalaman Alkitab Malang, 24 April 2025
sampai Ibadah
Pendalaman Alkitab Malang, 15 Mei 2025).
-
Wahyu
22: 18-21
22:18.
Aku bersaksi kepada setiap orang yang
mendengar perkataan-perkataan nubuat dari kitab ini: "Jika
seorang menambahkan
sesuatu kepada perkataan-perkataan ini, maka Allah akan menambahkan
kepadanya malapetaka-malapetaka yang tertulis di dalam kitab
ini. 22:19.
Dan jikalau seorang mengurangkan
sesuatu dari perkataan-perkataan dari kitab nubuat ini, maka Allah
akan mengambil bagiannya dari pohon kehidupan dan dari kota kudus,
seperti yang tertulis di dalam kitab ini." 22:20.
Ia yang memberi kesaksian tentang
semuanya ini, berfirman: "Ya, Aku datang segera!" Amin,
datanglah, Tuhan Yesus! 22:21.
Kasih karunia Tuhan Yesus
menyertai kamu sekalian! Amin.
Peringatan
ketujuh: peringatan
untuk siap sedia untuk menantikan dan menyambut kedatangan Tuhan
Yesus kedua kali di awan-awan permai,
yang dikaitkan dengan dua hal:
- Ayat
18-19= peringatan untuk tidak menambah dan
mengurangi--merubah--firman nubuat/firman pengajaran yang benar.
Kalau mau bertemu Yesus di awan yang permai, kembali ke alkitab
(diterangkan pada Ibadah
Raya Surabaya, 18 Mei 2025 sampai Ibadah
Raya Surabaya, 22 Juni 2025). Untuk kembali ke
Firdaus kita harus kembali ke alkitab. Keadaan dulu dan sekarang
harus sesuai dengan firman, bukan firman yang mengikuti.
- Ayat
21= peringatan untuk selalu hidup dalam kasih karunia Tuhan
(diterangkan pada Ibadah
Raya Surabaya, 29 Juni 2025).
AD.
7B Ayat
20= kita harus selalu siap sedia untuk menantikan dan menyambut
kedatangan Tuhan kedua kali di awan-awan yang permai.
'Ya,
Aku datang segera'=
kesiapan Yesus untuk segera datang kembali kedua kali dalam kemuliaan
sebagai Raja segala raja dan Mempelai Pria Sorga--Kepala. Tuhan
tidak akan ingkar janji. Sedikit aktu lagi Dia akan datang
kembali.
'Amin,
datanglah Tuhan Yesus'=
kesiapan gereja Tuhan dalam kemuliaan sebagai mempelai wanita
sorga--tubuh--untuk layak menyambut kedatangan Yesus kedua kali di
awan-awan yang permai.
Yesus dan gereja Tuhan sudah siap,
sehingga terjadi pertemuan antara Yesus, Mempelai Pria
Sorga--Kepala--dengan gereja Tuhan, mempelai wanita sorga--tubuh--di
awan-awan yang permai untuk masuk perjamuan kawin Anak Domba (Wahyu
19: 9), yang merupakan pintu masuk ke kerajaan Seribu Tahun Damai
(Firdaus yang akan datang)--Wahyu 20--, dan Yerusalem baru selamanya
(Wahyu 21-22).
Ayat 21= gereja Tuhan harus
menerima kasih karunia dan hidup di dalamnya,
supaya selalu siap sedia untuk menanti dan menyambut kedatangan Yesus
kedua kali di awan-awan yang permai. Kita tidak lengah sedikitpun
apalagi ketinggalan.
2
Timotius 2: 1 2:1.
Sebab itu, hai anakku, jadilah
kuat oleh kasih karunia
dalam Kristus Yesus.
Kita
butuh kasih karunia Tuhan karena kasih karunia Tuhan sanggup
membeirkan kekuatan ekstra bagi gereja Tuhan untuk menantikan
kedatnagan Yesus kedua kali. Kita tidak akan pernah bosan untuk
menantikan kedatangan Tuhan kedua kali. Tiga
macam kekuataan ekstra dari kasih karunia:
- 2
Timotius 2: 3-4= kekuatan seorang prajurit.
-
2
Timotius 2: 5
2:5.
Seorang olahragawan hanya dapat memperoleh mahkota sebagai juara,
apabila ia bertanding menurut peraturan-peraturan olahraga.
Yang
kedua: kekuatan ekstra seorang olahragawan untuk mendapatkan mahkota
di dunia.
-
2
Timotius 2: 6
2:6.
Seorang petani yang bekerja keras haruslah yang pertama menikmati
hasil usahanya.
Yang
ketiga: kekuatan ekstra seorang petani.
AD.
2 2
Timotius 2: 5 2:5.
Seorang olahragawan hanya dapat memperoleh mahkota sebagai juara,
apabila ia bertanding menurut peraturan-peraturan olahraga.
1
Korintus 9: 25 9:25.
Tiap-tiap orang yang turut mengambil bagian dalam pertandingan,
menguasai dirinya dalam segala hal. Mereka berbuat demikian untuk
memperoleh suatu mahkota yang fana, tetapi kita untuk memperoleh
suatu mahkota
yang abadi.
Olahragawan
di dunia berlatih untuk mendaptkan mahkota yang fana, tetapi kita,
pelayan Tuhan bertanding untuk memperoleh mahkota yang abadi, yaitu
mahkota
mempelai/mahkota hidup kekal.
Proses
untuk mendapatkan mahkota abadi:
kita harus bertanding sesuai dengan aturan pertandingan. Artinya:
beriadah
melayani Tuhan sesuai dengan tahbisan yang benar.
Jika
tidak sesuai dengan tahbisan yang benar pasti akan diusir oleh
Tuhan.
Salah satu contoh tahbisan yang benar adalah wantia
tidak boleh mengajar laki-laki. Pada jemaat Tiatira ada wanita
mengajar, kelihatannya maju, tetapi Tuhan berkata: Aku
mencela engkau.
Artinya: masih ada cacat cela.
Praktik
berada di tahbisan yang benar:
-
Ibrani
12: 1
12:1.
Karena kita mempunyai banyak saksi, bagaikan awan yang mengelilingi
kita, marilah kita menanggalkan
semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita,
dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi
kita.
Yang
pertama: menanggalkan
semua beban dosa dan melintatasi dosa-dosa yang
merintangi/menjerat.
Beban
dosa adalah dosa yang sudah dilakukan, dikatakan, dan
diangan-angkan.
Cara
menanggalkan beban dosa:
- Percaya
Yesus dan mengaku dosa kepada Tuhan dan sesama. Jika diampuni
jangan berbuat dosa lagi--bertobat; mati terhadap dosa.
Semua
dosa bisa diselesaikan oleh darah Yesus, kecuali dosa tidak percaya
dan tidak mau mengaku dosa.
- Masuk
baptisan air yang benar, yaitu orang yang sudah percaya Yesus dan
bertobat--mati terhadap dosa--harus dikuburkan dalam air bersama
Yesus dan bangkit--keluar dari dalam air--bersama Yesus sehingga
mendapatkan hidup baru/hidup sorgawi yaitu hidup
dalam kebenaran.
Beban
dosa benar-benar sudah selesai.
kalau
belum dibatis, tidak akan isa melayani; Yesus masuk baptisan air
dulu baru Ia melayani.
Jerat dosa adalah dosa yang dipasang
oleh Setan di jalan yang sering kita lalui atau di depan kita,
supaya kita jatuh dalam dosa dan puncaknya doa, yaitu dosa makan
minum dan kawin mengawinkan.
Amsal
3: 26 3:26.
Karena Tuhanlah yang akan menjadi
sandaranmu,
dan akan menghindarkan
kakimu dari jerat.
Ibrani
12: 2 12:2.
Marilah kita melakukannya dengan mata
yang tertuju kepada Yesus,
yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada
kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib
ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di
sebelah kanan takhta Allah.
Cara
terlepas dari jerat dosa:
bersandar kepada Tuhan; sama dengan mata hanya tertuju kepada Yesus,
Imam Besar yang duduk di sebelah kanan takhta Allah Bapa. kita tidak
akan tersandung dan terjatuhd alam dosa. Kita bisa menghindar dari
jerat dosa.
Jangan melihat manusia siapapun! Pandang hanya
kepada Yesus! Dosa dan manusia tidak akan bisa memengaruhi kita,
sehingga kita tetap melayani Tuhan. Kita tetap hidup
dalam kebenaran dan menjadi senjata kebanaran.
Senjata
kebenaran= pelayan Tuhan yang beriadah melayani Tuhan dengan setia
dan enar.
Jadi, dalam tahbisan yang benar tikda boleh ada
dosa, baik dosa di belakang maupun jerat dosa. Kita melayani Tuhan
dengan setia dan benar.
-
2
Timotius 4: 7-8
4:7.
Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai
garis akhir dan aku
telah memelihara iman. 4:8.
Sekarang telah tersedia bagiku mahkota
kebenaran
yang akan dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan, Hakim yang adil, pada
hari-Nya; tetapi bukan hanya kepadaku, melainkan juga kepada semua
orang yang merindukan kedatangan-Nya.
Yang
kedua: kita
harus memelihara iman.
Artinya:
dalam menghadapi pencobaan dan lain-lain kita tidak kecewa dan
tinggalkan Tuhan tetapi:
- Tetap
berpegang teguh pada pengajaran yang benar dan taat
dengar-dengaran, sehingga kita tidak berbuat dosa.
Jangan lihat
pencobaan! Yang penting saat menghadapi pencobaan adalah jangan
berbuat dosa.
Jatuh dalam pencobaan artinya berbuat dosa
saat menghadapi pencobaan. Contoh: korupsi karena tidak bisa
bayar uang sekolah.
- Kita
tetap percaya dan berharap Tuhan; tidak menyangkal nama Yesus.
Inilah
praktik memelihara iman.
Mengapa
Tuhan izinkan imam-imam menghadapi pencobaan bahkan yang mustahil?
-
Kita
bisa jadi pelayan Tuhan yang taat
dan setia.
Kita
tidak menyangkal nama Yesus.
Wahyu
3: 8 3:8.
Aku tahu segala pekerjaanmu: lihatlah, Aku
telah membuka pintu bagimu,
yang tidak dapat ditutup oleh seorangpun. Aku tahu bahwa kekuatanmu
tidak seberapa, namun engkau menuruti firman-Ku dan engkau tidak
menyangkal nama-Ku.
'menuruti
firman-Ku'=
taat. 'tidak
menyangkal nama-Ku'=
setia.
Taat dan setia, pintu sorga akan terbuka. Artinya:
kita mengalami suasana sorga di dunia, dan kita mengalami pembukaan
rahasia firman Allah yang menjadi makanan rohani bagi kita semua.
Kita bisa mengalami kepuasan. Kita tidak perlu mencari kepuasan
dunia, dan kepuasan dunia tidka perlu dibawa masuk dalam gereja.
Kita hanya mengucap syukur dan menyemabh Tuhan; kita menjadi saksi
Tuhan. Kalau kering, pasti akan bergosip.
Ada pembukaan
firman berarti kita mengalami tuntunan tangan Tuhan smapai ke
Yerusalem baru selamanya.
Pintu sorga terbuka, berarti
pintu-pintu dunia juga terbuka bagi kita.
-
Iman
kita teruji menjadi iman yang teguh bahkan sempurna--emas murni.
1
Petrus 1: 6-7 1:6.
Bergembiralah akan hal itu, sekalipun sekarang ini kamu seketika
harus berdukacita oleh berbagai-bagai pencobaan. 1:7. Maksud
semuanya itu ialah untuk membuktikan
kemurnian imanmu--yang
jauh lebih tinggi nilainya dari pada emas
yang fana, yang diuji kemurniannya dengan api--sehingga kamu
memperoleh puji-pujian dan kemuliaan dan kehormatan pada hari Yesus
Kristus menyatakan diri-Nya.
Iman
inilah yang dibutuhkans aat Tuhan datang kembali.
Lukas
18: 8 18:8.
Aku berkata kepadamu: Ia akan segera membenarkan mereka. Akan
tetapi, jika Anak Manusia itu datang, adakah
Ia mendapati iman di bumi?"
Kita
bisa menyambut kedatnagan Yesus kedua kali di awan-awan yang
permai.
-
2
Petrus 4: 7
4:7.
Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku
telah mencapai garis akhir
dan aku telah memelihara iman.
Yang
ketiga: melayani
sampai garis akhir.
Kita
harus menjadi pelayan Tuhan yang beribadah melayani Dia sampai garis
akhir. Kita harus memelihara jabatan pelayanan sampai garis akhir.
Kisah
Rasul 20: 24 20:24.
Tetapi aku tidak menghiraukan nyawaku sedikitpun, asal saja aku
dapat mencapai garis akhir
dan menyelesaikan
pelayanan yang ditugaskan oleh Tuhan Yesus kepadaku
untuk memberi kesaksian tentang Injil kasih karunia Allah.
Garis
akhir kita adlaah meninggal dunia atau Tuhan datang kembali.
Tuhan
bukan melihat bentuk pelayanan tetapi pelayanan kita sampai di garis
akhir atau tidak.
2
Petrus 1: 10-11 1:10.
Karena itu, saudara-saudaraku, berusahalah
sungguh-sungguh,
supaya panggilan
dan pilihanmu makin teguh.
Sebab jikalau kamu melakukannya, kamu
tidak akan pernah tersandung. 1:11.
Dengan demikian kepada kamu akan dikaruniakan
hak penuh untuk memasuki Kerajaan kekal,
yaitu Kerajaan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus
Kristus.
'berusahalah
sungguh-sungguh'=
hanya oleh kasih karunia kita bis aberusaha
sungguh-sungguh.
Memelihara jabatan pelaynaan sampai garis
akhir arintya jangan sampai tersandung oleh apapun juga dalam ibadah
pelayanan.
Kalau tersandung, kita akan tidak setia sampai
meninggalkan ibadah pelayanan. Contoh: Yudas Iskariot tersandung
dengan keingian akan uang sehingga ia menjual Yesus. Akibatnya:
jabatannya diambil orang lain, dan perutnya pecah.
Kita harus
melayani Tuhan dengan setia dan benar.
Lukas
17: 7-8 17:7.
"Siapa di antara kamu yang mempunyai seorang hamba yang
membajak atau menggembalakan ternak baginya, akan berkata kepada
hamba itu, setelah ia pulang dari ladang: Mari segera makan! 17:8.
Bukankah sebaliknya ia akan berkata kepada hamba itu: Sediakanlah
makananku. Ikatlah
pinggangmu
dan layanilah
aku sampai selesai aku makan dan minum.
Dan sesudah itu engkau boleh makan dan minum.
Melayani
Tuhan dengan berikatpinggang kesetiaan dan kebenaran.
Yeaya
11: 5 11:5.
Ia tidak akan menyimpang dari kebenaran
dan kesetiaan,
seperti ikat
pinggang
tetap terikat pada pinggang.
Tersandung
dalam pelayhanan sama dengan kehilangan tiket untuk masuk kerajaan
sorga, berarti tidak boleh menggunakan mahkota--tidak mencapai garis
akhir.
Beribadah melayani Tuhan dengan setia dan benar sama
dengan memberi makan minum Yesus, sehingga memuaskan hati-Nya dan
berkenan pada-Nya. Hasilnya:
Tuhan jgua memuaskan kita, dan urusan makan minum adalah urusan
Tuahn.
Urusan kita sekarang adalah jadi pelayan Tuhan yang
benar, taat dan setia, kemudian taat dan benar.
Tuhan
memelhara kita dari salib-Nya. Matius
6: 33 6:33.
Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya
itu akan ditambahkan kepadamu.
'emuanya
itu akan ditambahkan kepadamu'=
kita menjadi berkat bagi orang lain; tidak pernah minus.
Wahyu
19: 11 19:11.
Lalu aku melihat sorga terbuka: sesungguhnya, ada seekor
kuda putih;
dan Ia yang menungganginya bernama: "Yang
Setia dan Yang Benar",
Ia menghakimi dan berperang dengan adil.
Setia
danb enar, kita akan dipakai dalam kegerakan kuda putih, yaitu
pembangunan tubuh Kristus yang sempurna. Kita mendpat hak untuk
masuk kerajaan sorga--mendapatkan mahkota.
-
2
Timotius 4: 8
4:8.
Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan
dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan, Hakim yang adil, pada hari-Nya;
tetapi bukan hanya kepadaku, melainkan juga kepada semua orang yang
merindukan
kedatangan-Nya.
Yang
keempat: kita
harus merindukan dan menantikan kedatangan Yesus kedua kali di
awan-awan yang permai.
Praktiknya:
-
Roma
8: 25
8:25.
Tetapi jika kita mengharapkan apa yang tidak kita lihat, kita
menantikannya dengan tekun.
Yang
pertama: tekun dalam kandang penggembalaan; tiga macam ibadah
pokok:
- Pelita
emas= ketekunan dalam ibadah raya; persekutuan dengan Allah Roh
Kudus di dalam urapan dan karunia-Nya.
Kalau tekun, akan jadi
mahkota dua belas bintang--karunia yang semurna.
- Meja
roti sajian= ketekunan dalam ibadah pendalaman alkitab dan
perjamuan suci; persekutuan dengan Anak Allah di dalam firman
pengajaran dan kurban Kristus.
Kalau tekun, akan jadi bulan di
bawah kaki mempelai--penebusan yang sempurna.
- Mezbah
dupa emas= ketekunan dalam ibadah doa; persekutuan dengan Allah
Bapa di dalam kasih-Nya.
Kalau tekun, akan jadi selubung
matahari--kasih yang sempurna.
Di
dalam kandang penggembalaan, tubuh, jiwa, dan roh kita melekat pada
Allah Tritunggal, sehingga kita tidak bisa dijatukan dan disesatkan
oleh Setan tritugngal, tatapi kita smeakin mengalami penyucian.
Di
dalam kandang segal akebutuhan kita disediakan oleh Gembala
Agung.
Ibrani
10: 36 10:36.
Sebab kamu memerlukan ketekunan,
supaya sesudah kamu melakukan kehendak Allah, kamu
memperoleh apa yang dijanjikan itu.
Banyak
kebutuhan kita di dalam dunia, tetapi semuanya tercakup di dalam
ketekunan dalam kandang penggemblaaan. Tuhan akan menolong kita.
-
1
Yohanes :3: 2-3
3:2.
Saudara-saudaraku yang kekasih, sekarang kita adalah anak-anak
Allah, tetapi belum nyata apa keadaan kita kelak; akan tetapi kita
tahu, bahwa apabila Kristus menyatakan diri-Nya, kita akan menjadi
sama seperti Dia, sebab kita akan melihat Dia dalam keadaan-Nya
yang sebenarnya. 3:3. Setiap orang yang menaruh pengharapan itu
kepada-Nya, menyucikan
diri
sama seperti Dia yang adalah suci.
Yang
kedua: kita harus mengalami penyucian secara terus menerus lewat
firman penggembalaan--firman pengajaran yang benar, aygn
diulang-ulang oleh seorang gembala.
Kita teurs disucikans
ampai tidak ada sedikitpun dosa dan kegelapan. Kita suci seperti
Yesus; kita tampil sebagai mempelai wanita sorga dari golongan yang
hidup sampai Tuhan datng kembali. Kita suci seperti Yesus suci;
sempurna seperti Yesus sempurna.
Wahyu
12: 1 12:1.
Maka tampaklah suatu tanda besar di langit: Seorang perempuan
berselubungkan matahari, dengan bulan di bawah kakinya dan sebuah
mahkota dari dua belas bintang di atas kepalanya.
Kalau
suci, kita kaan mendapt anugerah Tuhan, yaitu:
-
Wahyu
12: 14
12:14.
Kepada perempuan itu diberikan kedua sayap dari burung nasar yang
besar, supaya ia terbang ke tempatnya di padang gurun, di mana ia
dipelihara jauh dari tempat ular itu selama satu masa dan dua masa
dan setengah masa.
(terjemahan lama) 12:14. Maka
dikaruniakanlah
kepada perempuan itu kedua sayap burung nasar yang besar itu,
supaya ia dapat terbang ke padang belantara kepada tempatnya,
yaitu tempat ia dipeliharakan di dalam satu masa dan dua masa dan
setengah masa lamanya, jauh daripada mata ular itu.
Yang
pertama: kedua sayap dari burung nasar yang besar untuk
menyingkirkan ktai ke padang gurun, jauh dari mata Antikris yang
berkuasa di bumi.
Kedua sayap dari burung nasar yang besar
mengangkata kita ke awan-awan yang permai untuk bertemu Yesus.
-
Mazmur
103: 4
103:4.
Dia yang menebus hidupmu dari lobang kubur, yang memahkotai engkau
dengan kasih setia dan rahmat,
(terjemahan lama) 103:4.
Yang menebus jiwamu dari pada kebinasaan serta memakotai engkau
dengan kemurahan
dan beberapa rahmat.
Yang
kedua: Tuhan memberikan mahktao kebenaran, amhktoa kemuliaan,
mahkota sukacita yang sama dengan mahkota mempelai.
Artinya:
saat Yesus datang kembai, yang mati akan dibangkitkan dan yang
hidup akan diubahkan dalam tubuh kemuliaan. Keudnya jadi satu
tubuh Kristus yang sempurna untuk terangkat ke awan-awan yang
permai. Kita mendapatkan mahkota mempelai untuk bertemu Yeuss di
awan-awan yang permai. Kita masuk perjamuan kawin Anak Domba,
kerajaan Seribu Tahun Damai (Firdaus yang akan datang), dan
Yerusalem baru selamanya.
kita
butuuh kasih karunia Tuhan. Ini yang memberikan kekuatan esktra untuk
mebmuang dosa dan hidup benar, kemudian memelara iman--tetap pegang
teguh pengajaran sampai Tuan datang--, memelihara pelayanan sampai
garis akhir--sampai meninggal dunia atau Yesus datang kembali, bahkan
selamanya, dan merindukan kedatnagna Tuahn. Yang hidup akan
diubahkan, yang mati akan dibangktikan dlam tubuh kemuliaan. Keduanya
diangkat oleh kedua sayap dari burung nasar yang esar untuk menerima
mahkot amempelai. Kita masuk perjamuan kawin Anak Domba sampai
Yerusalem baru.
Ini rencana besar Tuhan dalam hidup kita. Bisa
diwujudkan oleh kasih karunia. Berarti semua masalah bis
adiatasi. Terima dan hidup dalam kasih karunia Tuhan! Kita akan
menerima kkeuatan ekstra dari Tuhan.
Tuhan membberkati.
|