Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 07 Februari 2026 (Sabtu Sore)
[reload halaman ini - auto reload 5 menit]
Salam sejahtera dalam kasih
sayang Tuhan kita Yesus Kristus.
Lukas
24: 36 => Yesus
menampakkan diri kepada semua murid 24:36.
Dan sementara mereka bercakap-cakap tentang hal-hal itu, Yesus
tiba-tiba berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata kepada mereka:
"Damai
sejahtera bagi kamu!"
Kuasa
kebangkitan Yesus membawa damai sejahtera bagi kita semua.
Ayat
37-49= damai sejahtera
sanggup untuk menghadapi tiga hal
(diterangkan pada Ibadah
Kaum Muda, 17 Januari 2026).
AD.
1 Lukas
24: 37-43 24:37.
Mereka
terkejut dan takut
dan menyangka
bahwa mereka melihat hantu. 24:38.
Akan
tetapi Ia berkata kepada mereka: "Mengapa kamu terkejut dan apa
sebabnya timbul keragu-raguan
di dalam hati kamu? 24:39.
Lihatlah
tangan-Ku dan kaki-Ku: Aku sendirilah ini; rabalah Aku dan lihatlah,
karena hantu
tidak ada daging dan tulangnya,
seperti yang kamu lihat ada pada-Ku." 24:40.
Sambil
berkata demikian, Ia
memperlihatkan tangan dan kaki-Nya
kepada mereka. 24:41.
Dan
ketika mereka belum percaya karena girangnya dan masih heran,
berkatalah Ia kepada mereka: "Adakah padamu makanan di
sini?" 24:42.
Lalu
mereka memberikan kepada-Nya sepotong
ikan goreng. 24:43.
Ia
mengambilnya dan memakannya
di depan mata mereka.
Yang
pertama: damai sejahtera sanggup menghadapi
ketakutan dan kebimbangan
(diterangkan pada Ibadah
Kaum Muda, 17 Januari 2026).
Ketakutan
murid-murid saat melihat Yesus adalah seperti melihat hantu--sesuatu
yang menakutkan dan merugikan.
Cara
Tuhan menolong:
Ia memperlihatkan empat hal tentang diri-Nya (diterangkan pada Ibadah
Kaum Muda, 17 Januari 2026).
- 'Aku
sendirilah ini'.
Ini menunjuk pada hadirat-Nya
(diterangkan pada Ibadah
Kaum Muda, 17 Januari 2026).
Nama Yesus adalah nama yang kekal, dan kuasa-Nya tidak
berubah.
- Tangan
dan kaki-Nya
yang berlubang paku (diterangkan pada Ibadah
Kaum Muda, 24 Januari 2026).
Ini
adalah kegenapan dari pekerjaan penebusan oleh Yesus di kayu salib,
yaitu penebusan dari daging, dosa, dan dunia, sehingga kita memiliki
emas rohani, perak rohani, dan pakaian mempelai.
- 'Daging
dan tulangnya'.
Ini
menunjuk pada wujud
pribadi Yesus
(diterangkan pada Ibadah
Kaum Muda, 31 Januari 2026).
Yesus
mati dalam bentuk darah dan daging. Karena itu selama kit ahidup di
dunia, dosa kita bisa diampuni. Yang penting mau mengaku dosa.
-
'makanan-Nya',
yaitu sepotong ikan goreng.
Makanan Yesus adalah sesuatu
yang bisa membuat Dia kenyang dan puas.
Yohanes
4: 34 4:34.
Kata
Yesus kepada mereka: "Makanan-Ku
ialah melakukan
kehendak Dia
yang mengutus Aku dan menyelesaikan
pekerjaan-Nya.
Makanan
Yesus adalah melakukan
kehendak Bapa dan menyelesaikan pekerjaan-Nya.
Kehendak
Tuhan sama dengan firman pengajaran yang benar. Pekerjaan Tuhan
sama dengan pelayanan.
Jadi, pelayanan
tidak bisa dipisahkan dari firman pengajaran yang benar. Artinya:
pelayan Tuhan harus mendengar dan dengar-dengaran pada firman
pengajaran yang benar--komando--lebih dulu, setelah itu baru bisa
melayani Tuhan sesuai dengan perintah Tuhan sampai garis
akhir--sampai meninggal dunia atau Yesus datang kembali.
Inilah
yang bis amemuaskan hati Tuhan, dan kita
bisa mengalami kepuasan sorga. Kita
tidak perlu mencari kepuasan dunia yang menjerumuskan dalam dosa dan
puncaknya dosa. Dan kepuasan dunia tidak perlu dibawa masuk dalam
dunia.
Kalau kepuasan dunia dibawa masukd alam gereja,
peristiwa Hofni dan Pinehas akan terjadi di dalam gereja
Tuhan.
Yohanes
4: 35-36 4:35.
Bukankah
kamu mengatakan: Empat bulan lagi tibalah musim menuai? Tetapi Aku
berkata kepadamu: Lihatlah sekelilingmu dan pandanglah ladang-ladang
yang sudah menguning dan matang untuk dituai. 4:36.
Sekarang
juga penuai telah menerima upahnya dan ia mengumpulkan buah untuk
hidup yang kekal, sehingga penabur
dan penuai
sama-sama bersukacita.
Makanan
Tuhan dikaitkan dengan pekerjaan di ladang Tuhan yang sudah
menguning dan matang untuk dituai, setelah itu dimasukkan dalam
lumbung kerajaan sorga. Ini sama dengan pelayanan
pembangunan tubuh Kristus yang sempurna.
Jika
kita menjadi pelayan Tuhan yang taat
dengar-dengaran dan menyelesiakan pekerjaan Tuhan--setia--,
kita akan dipakai dalam pelayanan pembangunan tubuh Kristus yang
sempurna. Pembangunan tubuh Kristus dimulai dari nikah,
penggembalaan, antar penggembalaan, sampai Israel dan kafir menjadi
satu tubuh Kristus yang sempurna.
Layani mulai nikah! Suami
mengasihi istri, istri tunduk pada suami, dan anak-anak tunduk pada
orang tua.
Ayat 36= 'penabur
dan penuai'= ada dua
macam pelayanan di ladang Tuhan:
- Penabur
menabur benih di ladang= kegerakan Roh Kudus hujan awal; kegerakan
dalam Injil keselamatan/firman penginjilan, yaitu Injil yang
memberitkaan tentang kedatangan Yesus pertama kali ke dalam dunia
sebagai satu-satunya manusia yang tidak berdosa, tetapi harus mati
di kayu salib untuk menyelamatkan manusia berdosa.
Tanda
selamat: percaya Yesus sebagai satu-satunya Juruselamat, bertobat,
dan baptisan air.
Ini untuk menambah jumlah anggota tubuh
Kristus.
- Penuai
menuai gandum yang sudah menguning dan matang= kegerakan Roh Kudus
hujan akhir; kegerakan dalam firman pengajaran/kabar mempelai,
yaitu Injil yang memberitakan tentang kedatangan Yesus kedua kali
dalam kemuliaan sebagai Raja segala raja dan Mempelai Pria Sorga
untuk menyucikan orang-orang yang sudah selamat sampai pada
kesempurnaan.
Ini untuk menambah kualitas tubuh Kristus.
Matius 11: 1 11:1.
Setelah
Yesus selesai berpesan kepada kedua belas murid-Nya, pergilah Ia
dari sana untuk mengajar
dan memberitakan
Injil
di dalam kota-kota mereka.
Yesus
menjadi teladan dalam pemberitaan firman penginjilan dan firman
pengajaran.
Sikap
terhadap pelayanan pembangunan tubuh Kristus yang sempurna:
-
Yohanes 4: 35
4:35.
Bukankah
kamu mengatakan: Empat bulan lagi tibalah musim menuai? Tetapi Aku
berkata kepadamu: Lihatlah sekelilingmu dan pandanglah
ladang-ladang yang sudah menguning dan matang untuk dituai.
Yang
pertama: tidak
lamban dan lalai dalam melayani Tuhan.
-
'pandanglah
ladang-ladang yang sudah menguning'=
tidak egois,
sehingga kita bisa mengutamakan pekerjaan Tuhan lebih dari
semua.
Yesus menebus kita supaya kita bertobat dan memandang
ladang Tuhan, setelah itu baru kuliah dan sebagainya. Kalau
hanya memandang diri sendiri dan mengabaikan Tuhan, Yesus tidak
perlu menebus kita.
Akibat
egois: sombong,
hanya mengutamakan perkara dunia, sampai jatuh dalam dosa
percabulan.
Orang egois tidak akan masuk dalam penuaian
gandum, tapi penuaian anggur.
Wahyu
14: 18-20 14:18.
Dan
seorang malaikat lain datang dari mezbah; ia berkuasa atas api dan
ia berseru dengan suara nyaring kepada malaikat yang memegang sabit
tajam itu, katanya: "Ayunkanlah sabitmu yang tajam itu dan
potonglah buah-buah pohon anggur di bumi, karena buahnya sudah
masak." 14:19.
Lalu
malaikat itu mengayunkan sabitnya ke atas bumi, dan memotong
buah pohon anggur
di bumi dan melemparkannya
ke dalam kilangan besar,
yaitu murka
Allah. 14:20.
Dan
buah-buah anggur itu dikilang di luar kota dan dari kilangan itu
mengalir
darah,
tingginya sampai ke kekang kuda dan jauhnya dua ratus mil.
Ini
adalah penghukuman Tuhan.
Jika tidak aktif dalam pembangunan
tubuh Kristus yang sempurna, pasti akan dipakai dalam penuaian
anggur percabulan; masuk dosa Babel sehingga mnegalami murka Allah
di dunia ini sampai di neraka selamanya.
Yohanes 21: 3, 7 21:3.
Kata
Simon Petrus kepada mereka: "Aku
pergi menangkap ikan."
Kata mereka kepadanya: "Kami pergi juga dengan engkau."
Mereka berangkat lalu naik ke perahu, tetapi malam itu mereka tidak
menangkap apa-apa. 21:7.
Maka murid yang dikasihi Yesus itu berkata kepada Petrus: "Itu
Tuhan." Ketika Petrus mendengar, bahwa itu adalah Tuhan, maka
ia mengenakan pakaiannya, sebab ia tidak
berpakaian,
lalu terjun ke dalam danau.
Tuhan
sudah mengangkat murid-murid mnejadi penjala manusia, tetapi setelah
Yesus mati, mereka kembali menjadi penjala ikan--pelayanan yang
ditandai dengan ketidaktaatan dan ketidaksetiaan.
Akibatnya:
gagal total dan telanjang--berbuat dosa.
Yohanes
21: 5-6, 11-12 21:5.
Kata
Yesus kepada mereka: "Hai anak-anak, adakah kamu mempunyai
lauk-pauk?" Jawab mereka: "Tidak ada." 21:6.
Maka
kata Yesus kepada mereka: "Tebarkanlah jalamu di sebelah kanan
perahu, maka akan kamu peroleh." Lalu mereka
menebarkannya
dan mereka tidak dapat menariknya lagi karena banyaknya ikan. 21:11.
Simon
Petrus naik ke perahu lalu menghela jala itu ke darat, penuh
ikan-ikan besar: seratus
lima puluh tiga
ekor banyaknya, dan sungguhpun sebanyak itu, jala itu tidak
koyak. 21:12. Kata Yesus kepada mereka: "Marilah
dan sarapanlah."
Tidak ada di antara murid-murid itu yang berani bertanya kepada-Nya:
"Siapakah Engkau?" Sebab mereka tahu, bahwa Ia adalah
Tuhan.
Kalau
pelayanan ditandai dengan ketaatan, akan terjadi mujizat--dari
tidak ada ikan menjadi ada ikan.
Melayani dalam ketaatan sama
dengan mengulurkan tangan kepada Yesus, Imam besar yang duduk di
sebelah kanan takhta Allah Bapa, dan Dia akan mengulurkan tangan
kasih karunia-Nya kepada kita, sehingga bisa menangkap 153 ekor
ikan. Artinya:
-
'tiga'=
tangan kasih Tuhans anggup mengubahkan
kita dari manusia
daging menjadi ciptaan semula yang segambar dengan Allah
Tritunggal.
Galatia
5: 22-23 5:22.
Tetapi
buah
Roh
ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan,
kebaikan, kesetiaan, 5:23.
kelemahlembutan,
penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal
itu.
Berubah
sama dengan berbuah Roh. Tiga buah pertama= gambar Allah
Bapa. tiga buah kedua= gambar Anak Allah. Tiga buah ketiga=
gambar Allah Roh Kudus.
Penguasaan diri artinya tidak
mengikuti keinginan daging untuk berbuat dosa, sehingga kita bisa
hidup dalam
kesucian.
Pengkhotbah
7: 29 7:29.
Lihatlah,
hanya ini yang kudapati: bahwa Allah
telah menjadikan manusia yang jujur,
tetapi mereka mencari banyak dalih.
Ciptaan
semula sama dengan jujur. Kita
menjadi rumah doa; kita gemar mneyembah Tuhan; berseru hanya kepada
Dia.
-
'lima'=
lima jabatan pokok, bisa dijabarkan jadi pemain musik, tim doa dan
lain-lain.
Efesus
4: 11-12 4:11.
Dan
Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik
pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan
pengajar-pengajar, 4:12.
untuk
memperlengkapi
orang-orang kudus
bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan
tubuh Kristus,
Kalau
suci dan jujur, kita akan diperlengkapi dengan jabatan pelayanan
dan karunia Roh Kudus--jubah indah--untuk dipakai dalam pelayanan
pembangunan tubuh Kristus yang sempurna. Kita menmpatkan Yesus
sebagai kepala yang bertanggung jawab atas hidup kita.
Efesus
5: 29-30 5:29.
Sebab
tidak pernah orang membenci tubuhnya sendiri, tetapi mengasuhnya
dan merawatinya,
sama seperti Kristus terhadap jemaat, 5:30.
karena
kita
adalah anggota tubuh-Nya.
Yesus
sebagai kepala mengasuh dan merawat kita. Artinya:
- Melindungi
dan memelihara kita di tengah kesulitan dunia sampai Antikris
berkausa di bumi.
- Menolong
kita tepat pada waktunya. Semua masalah yang mustahil diselesiakan
tepat pada waktunya.
- Menghangatkan
kita dalam kasih Allah sementara akhir zaman ditandai dengan musim
dingin rohani. Kita tidak suam-suam dalam pelayanan tetapi tetap
setia berkobar-kboar dalam ibadah pelayanan sampai Tuhan datang
kembali.
Kita tidak ragu tetapi tetap percaya dan berharap
Tuhan; tetap mengasihi Tuhan lebih dari semua.
- Memberikan
damai sejahtera kepada kita. Semua menjadi enak dan ringan. Kita
aman dalam tangan kemurahan Tuhan.
- 'satu'=
kita masuk dalam kesatuan tubuh Kristus yang sempurna.
Jika
Yesus datang kembali kita akan diubahkan menjadi sempurna seperti
Dia untuk layak menyambut kedatangan-Nya kembali kedua kali di
awan-awan yang permai. Kita menjadi satu dengan Yesus selamanya
sampai masuk Yerusalem baru--kita dituai untuk masuk lumbung
kerajaan sorga.
Inilah
makanan Tuhan. Mari sungguh-sungguh melayani Tuhan dalam pembangunan
tubuh Kristus yang sempurna sampai menempatkan Dia sebagai
kepala. Dia akan berbelas kasih kepada kita. Datang kepada Tuhan,
supaya kita mengalami damai sejahtera. Kita aman dalam pelukan tangan
Tuhan.
Tuhan memberkati.
|