Ibadah Raya Malang, 28 Februari 2021 (Minggu pagi)
[reload halaman ini - auto reload 5 menit]

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

[Wahyu 12:3-18]
Wahyu 12:3
12:3  Maka tampaklah suatu tanda yang lain di langit; dan lihatlah, seekor naga merah padam yang besar, berkepala tujuh dan bertanduk sepuluh, dan di atas kepalanya ada tujuh mahkota.
 
[Wahyu 12:3-18] Penampilan naga atau setan secara jelas dan lengkap dengan enam kegiatan/ ulahnya pada akhir zaman:

1.   [Wahyu 12:4a] Ekor naga menyeret 
2.   [Wahyu 12:4b] Mulut naga menelan
3.   [Wahyu 12:7] Berperang
[Wahyu 12:3-12] Terjadi pada saat setan masih bisa ke sorga untuk mendakwa dan melancarkan tiga ulah.

4.   [Wahyu 12:13] Memburu, mengejar dengan cepat
5.   [Wahyu 12:15] Menghanyutkan perempuan/ gereja Tuhan
6.   [Wahyu 12:17] Memerangi/ menganiaya
[Wahyu 12:13-18] Terjadi pada saat setan sudah dikalahkan dan dicampakan ke bumi (tidak mendapat tempat lagi di sorga selama-lamanya). Maka setan menggunakan waktu yang singkat sebelum dia dibelenggu dan dibinasakan untuk mencurahkan geramnya yang dahsyat ke bumi lewat tiga ulah.

Ad.6. Memerangi/ menganiaya
Wahyu 12:17-18
12:17  Maka marahlah naga itu kepada perempuan itu, lalu pergi memerangi keturunannya yang lain, yang menuruti hukum-hukum Allah dan memiliki kesaksian Yesus.
12:18 Dan ia tinggal berdiri di pantai laut. 

Siapa yang menjadi sasaran untuk disiksa, diinjak-injak dan dipancung oleh antikris?
Yaitu gereja Tuhan yang hanya emmiliki:
- Hukum-hukum Allah = meja roti sajian
- Pelita Emas
Tetapi tidak memiliki mezbah dupa emas artinya:
- Tidak mau menyembah Tuhan, terpaksa dalam menyembah Tuhan.
- Penyembahannya belum mencapai ukuran dari TUhan yaitu tirai belum terobek, daging masih bersuara.

Pada saat antikris menguasai bumi tiga setengah tahun maka hamba Tuhan yang tidak memiliki mezbah dupa emas akan dipaksa menyembah antikris.
Ada dua kemungkinan:
- Kemungkinan besar, gereja TUhan tidak tahan sehingga menyembah antikris, di cap 666, tidak disiksa, tetapi pada saat Yesus datang kedua kali dibinasakan bersama antikris.
- Kemungkinan kecil, gereja Tuhan tidak mau menyembah antikris sampai dipancung kepalanya, daging tidak bersuara, memenuhi ukuran penyembahan, sehingga pada saat Yesus datang kedua kali hamba Tuhan semacam itu akan dibangkitkan saat Yesus datang kedua kali, memerintah bersama Yesus dalam kerajaan seribu tahun damai, sampai memerintah bersama Yesus dalam kerajaan sorga kekal/ Yerusalem Baru.

Oleh sebab itu, kita harus gemar/ sungguh-sungguh dalam menyembah Tuhan dan meningkat dalam doa penyembahan sampai memenuhi ukuran TUhan yaitu tirai terobek, daging tidak bersuara lagi.

Ada tiga macam ukuran penyembahan yang ditentukan oleh TUhan:
1. Wahyu 5:8-10
5:8  Ketika Ia mengambil gulungan kitab itu, tersungkurlah keempat makhluk dan kedua puluh empat tua-tua itu di hadapan Anak Domba itu, masing-masing memegang satu kecapi dan satu cawan emas, penuh dengan kemenyan: itulah doa orang-orang kudus.
5:9  Dan mereka menyanyikan suatu nyanyian baru katanya: "Engkau layak menerima gulungan kitab itu dan membuka meterai-meterainya; karena Engkau telah disembelih dan dengan darah-Mu Engkau telah membeli mereka bagi Allah dari tiap-tiap suku dan bahasa dan kaum dan bangsa.
5:10  Dan Engkau telah membuat mereka menjadi suatu kerajaan, dan menjadi imam-imam bagi Allah kita, dan mereka akan memerintah sebagai raja di bumi."

Penebusan = kelepasan oleh darah Yesus (Halaman Tabernakel - Mezbah Korban Bakaran)
Dulu binatang korban disembelih, dibakar untuk berbau harum.
Sekarang salib Kristus/ darah Anak domba.

Darah Yesus menebus kita dari:
- Suku dan bangsa, menunjuk dunia ini dengan segala pengaruhnya.
Yakobus 4:4
4:4  Hai kamu, orang-orang yang tidak setia! Tidakkah kamu tahu, bahwa persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah? Jadi barangsiapa hendak menjadi sahabat dunia ini, ia menjadikan dirinya musuh Allah.
Buktinya setia.

- Ditebus dari kaum/ family (daging)
Roma 8:6
8:6  Karena keinginan daging adalah maut, tetapi keinginan Roh adalah hidup dan damai sejahtera.

Kalau ditebus oleh darah Yesus, sehingga kita bisa hidup benar, senjata kebenaran, imam dan raja.
Wahyu 5:10
5:10  Dan Engkau telah membuat mereka menjadi suatu kerajaan, dan menjadi imam-imam bagi Allah kita, dan mereka akan memerintah sebagai raja di bumi."

- Ditebus dari bahasa/ lidah.
Jujur, terutama jujur soal pengajaran benar, jujur soal Tuhan.

Jadi, ukuran penyembahan = penebusan oleh darah Yesus adalah kit aharus menjadi hamba Tuhan/ pelayan Tuhan yang setia, benar dan jujur.

Amsal 15:8
15:8  Korban orang fasik adalah kekejian bagi TUHAN, tetapi doa orang jujur dikenan-Nya.
Rumah doa, permohonan dijawab oleh Tuhan. Ini kehidupan yang menghargai korban Kristus, sehingga tidak diinajk-injak oleh antikris.

2. Wahyu 8:1-3
8:1  Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang ketujuh, maka sunyi senyaplah di sorga, kira-kira setengah jam lamanya.
8:2  Lalu aku melihat ketujuh malaikat, yang berdiri di hadapan Allah, dan kepada mereka diberikan tujuh sangkakala.
8:3  Maka datanglah seorang malaikat lain, dan ia pergi berdiri dekat mezbah dengan sebuah pedupaan emas. Dan kepadanya diberikan banyak kemenyan untuk dipersembahkannya bersama-sama dengan doa semua orang kudus di atas mezbah emas di hadapan takhta itu. 

Ukuran doa penyembahan yaitu sunyi senyap, ketenangan, menunjuk Ruangan Suci.
Ini dikui oleh Raja Daud.

Mazmur 23:1-2
23:1  Mazmur Daud. TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku.
23:2  Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang;

Dimana kita mendapatkan ketenangan di padang gurun, di lautan dunia?
Yaitu di dalam kandang penggembalaan (ruangan Suci), ketekunan dalam tiga macam ibadah pokok.

·         Pelita Emas 
Ketekunan dalam Ibadah RAYA
Persekutuan dengan ALLAH ROH KUDUS di dalam URAPAN & KARUNIA ROH KUDUS.

·         Meja Roti Sajian
Ketekunan dalam Ibadah PENDALAMAN ALKITAB & PERJAMUAN SUCI
Persekutuan dengan ANAK ALLAH di dalam FIRMAN PENGAJARAN BENAR & KURBAN KRISTUS

·         Mezbah dupa Emas
Ketekunan dalam Ibadah DOA
Persekutuan dengan ALLAH BAPA di dalam KASIH-NYA

Di dalam kandang penggembalaan maka tubuh, jiwa, roh kita melekat pada Allah Tritunggal, seperti ranting melekat pada pokok anggur yang benar.

Yohanes 15:3
15:3  Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah Kukatakan kepadamu.
Yohanes 13:10-11
13:10  Kata Yesus kepadanya: "Barangsiapa telah mandi, ia tidak usah membasuh diri lagi selain membasuh kakinya, karena ia sudah bersih seluruhnya. Juga kamu sudah bersih, hanya tidak semua."
13:11  Sebab Ia tahu, siapa yang akan menyerahkan Dia. Karena itu Ia berkata: "Tidak semua kamu bersih."

Maka kita mengalami penyucian secara intensive oleh firman Allah yang dikatakan Yesus, firman pengajaran benar yang lebih tajam dari pedang bermata dua, sampai kepada dosa Yudas Iskariot yaitu keinginan jahat (keinginan akan uang), keinginan najis dan kepahitan hati. Ini yang membuat tidak tenang dan membuat kaki yang indah jadi kotor.

Roma 10:15
10:15  Dan bagaimana mereka dapat memberitakan-Nya, jika mereka tidak diutus? Seperti ada tertulis: "Betapa indahnya kedatangan mereka yang membawa kabar baik!"

Kalau semua disucikan kita dekat dengan Tuhan.

Yakobus 4:8
4:8  Mendekatlah kepada Allah, dan Ia akan mendekat kepadamu. Tahirkanlah tanganmu, hai kamu orang-orang berdosa! dan sucikanlah hatimu, hai kamu yang mendua hati!

Kita mengalami ketenangan yang di sorga, ketenangan dalam Ruangan Suci.
Praktek dekat dan tenang yaitu ranting melekat pada pokok anggur yang benar, mengasihi Tuhan lebih dari semua. Dan ranting melekat pada ranting yang lain, mengasihi sesama seperti diri sendiri sampai mengasihi musuh, membalas kejahatan dengan kebaikan. Maka pasti berbuah lebat, berbuah manis dan berbuah tetap sampai masa tua, menjadi kesaksian bagi yang lain.

Mazmur 34:19
34:19  TUHAN itu dekat kepada orang-orang yang patah hati, dan Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya.
Yesaya 57:15-16
57:15  Sebab beginilah firman Yang Mahatinggi dan Yang Mahamulia, yang bersemayam untuk selamanya dan Yang Mahakudus nama-Nya: "Aku bersemayam di tempat tinggi dan di tempat kudus tetapi juga bersama-sama orang yang remuk dan rendah hati, untuk menghidupkan semangat orang-orang yang rendah hati dan untuk menghidupkan hati orang-orang yang remuk.
57:16  Sebab bukan untuk selama-lamanya Aku hendak berbantah, dan bukan untuk seterusnya Aku hendak murka, supaya semangat mereka jangan lemah lesu di hadapan-Ku, padahal Akulah yang membuat nafas kehidupan.


Praktek dekat dengan Tuhan:
- Doa dengan hancur hati (Ruangan Suci - Mezbah Dupa)
Maka Tuhan memberikan kekuatan ekstra kepada kita, tidak kecewa, tidak putus asa, tidak tinggalkan Tuhan, tetap bersama Tuhan.

Yesaya 57:18
57:18  Aku telah melihat segala jalannya itu, tetapi Aku akan menyembuhkan dan akan menuntun dia dan akan memulihkan dia dengan penghiburan; juga pada bibir orang-orangnya yang berkabung

Penghiburan sampai bisa mengucap syukur.

Yesaya 57:19
57:19  Aku akan menciptakan puji-pujian. Damai, damai sejahtera bagi mereka yang jauh dan bagi mereka yang dekat  —  firman TUHAN  —  Aku akan menyembuhkan dia!

Damai sejahtera, sampai Israel dan kafir menjadi satu tubuh Kristus sempurna.

3. Wahyu 11:1
11:1  Kemudian diberikanlah kepadaku sebatang buluh, seperti tongkat pengukur rupanya, dengan kata-kata yang berikut: "Bangunlah dan ukurlah Bait Suci Allah dan mezbah dan mereka yang beribadah di dalamnya.

Ukuran penyembahan adalah ketaatan dampai daging tidak bersuara lagi, tirai terobek, Ruangan Maha Suci kelihatan.

Sikap sidang jemaat adalah makan firman penggembalaan, sampai daging tidak bersuara lagi.Apa yang membuat tidak taat?
- Suara asing dari dalam, suara daging.
- Suara asing dari luar, dari setan (gosip-gosip, fitnah, ajaran lain yang tidak sama engan firman penggembalaan). Sikap kita harus lari = tidak memberi kesempatan satu kali pun untuk mendengar.

Kalau kita memenuhi ukuran penyembahan sampai dagin tak bersuara maka kita bisa menyembah Yesus sang Raja dengan nama Yesus "Yesus, Haleluya" kita mengalami kuasa nama Yesus.

Kejadian 22:14
22:14  Dan Abraham menamai tempat itu: "TUHAN menyediakan"; sebab itu sampai sekarang dikatakan orang: "Di atas gunung TUHAN, akan disediakan."

Tuhan menyediakan yang tidak ada menjadi ada untuk memelihara kita secara jasmani dan rohani.

Keluaran 15:26
15:26  firman-Nya: "Jika kamu sungguh-sungguh mendengarkan suara TUHAN, Allahmu, dan melakukan apa yang benar di mata-Nya, dan memasang telingamu kepada perintah-perintah-Nya dan tetap mengikuti segala ketetapan-Nya, maka Aku tidak akan menimpakan kepadamu penyakit manapun, yang telah Kutimpakan kepada orang Mesir; sebab Aku Tuhanlah yang menyembuhkan engkau."

Tuhan penyembuhkan, kuasa kesembuhan dari sakit jasmani dan sakit rohani.

Keluaran 17:15
17:15  Lalu Musa mendirikan sebuah mezbah dan menamainya: "Tuhanlah panji-panjiku!"

Tuhan memberi kemenangan atas musuh.

Mazmur 23:1
23:1  Mazmur Daud. TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku.

Menyempurnakan sampai sempurna seperti Yesus. Haleluya untuk menyambut kedatangan Yesus kedua kali di awan-awan permai.

Tuhan memberkati.