Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 28 Februari 2026 (Sabtu Sore)
[reload halaman ini - auto reload 5 menit]

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 24: 36 => Yesus menampakkan diri kepada semua murid
24:36. Dan sementara mereka bercakap-cakap tentang hal-hal itu, Yesus tiba-tiba berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata kepada mereka: "Damai sejahtera bagi kamu!"

Kuasa kebangkitan Yesus membawa damai sejahtera bagi kita semua.

Jagi hati damai! Kalau hati kita selalu damai--tidak ada benci, najis, dusta dan sebagainya--, kita akan mengalami kuasa kebangkitan Yesus.

Ayat 37-49= damai sejahtera sanggup untuk menghadapi tiga hal (diterangkan pada Ibadah Kaum Muda, 17 Januari 2026):



  1. Ayat 37-43= damai sejahtera sanggup menghadapi ketakutan dan kebimbangan (diterangkan pada Ibadah Kaum Muda, 17 Januari 2026 sampai Ibadah Kaum Muda, 21 Februari 2026).

    Ketakutan murid-murid saat melihat Yesus adalah seperti melihat hantu--sesuatu yang menakutkan dan merugikan.
    Untuk menghadapi ketakutan, Yesus menunjukkan empat hal, yaitu hadirat-Nya, tangan dan kaki-Nya, daging dan tulang-Nya, dan makanan-Nya.



  2. Lukas 24: 44-45
    24:44. Ia berkata kepada mereka: "Inilah perkataan-Ku, yang telah Kukatakan kepadamu ketika Aku masih bersama-sama dengan kamu, yakni bahwa harus digenapi semua yang ada tertulis tentang Aku dalam kitab Taurat Musa dan kitab nabi-nabi dan kitab Mazmur."
    24:45. Lalu Ia membuka pikiran mereka, sehingga mereka mengerti Kitab Suci.

    'perkataan-Ku'= firman yang dibukakan rahasianya, yaitu ayat yang satu mernangkan ayat yan glain dalam alkitab.

    Yang kedua: damai sejahtera sanggup menghadapi pikiran yang tertutup sehingga tidak mengerti kitab suci--firman pengajaran yang benar.


AD. 2
Kalau hati kita tidak damai karena ada iri hati, kebencian, kejahatan, kenajisan, dan dusta, pikiran akan tertutup.

2 Korintus 4: 3-4
4:3. Jika Injil yang kami beritakan masih tertutup juga, maka ia tertutup untuk mereka, yang akan binasa,
4:4. yaitu orang-orang yang tidak percaya, yang pikirannya telah dibutakan oleh ilah zaman ini, sehingga mereka tidak melihat cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus, yang adalah gambaran Allah.

'pikirannya telah dibutakan'= pikiran tertutup.
Pikiran tertutup sama dengan pikiran yang dibutakan oleh ilah zaman ini, yaitu lembu emas mulai dari zaman Musa.

Keluaran 32: 8-9
32:8. Segera juga mereka menyimpang dari jalan yang Kuperintahkan kepada mereka; mereka telah membuat anak lembu tuangan, dan kepadanya mereka sujud menyembah dan mempersembahkan korban, sambil berkata: Hai Israel, inilah Allahmu yang telah menuntun engkau keluar dari tanah Mesir."
32:9. Lagi firman TUHAN kepada Musa: "Telah Kulihat bangsa ini dan sesungguhnya mereka adalah suatu bangsa yang tegar tengkuk.

Saat Musa naik ke gunung Sinai, bangsa Israel menyembah lembu emas.
Lembu emas menunjuk pada kekerasan hati; tegar hati.

Kekerasan hati berkembang.
1 Raja-raja 12: 28
12:28. Sesudah menimbang-nimbang, maka raja membuat dua anak lembu jantan dari emas dan ia berkata kepada mereka: "Sudah cukup lamanya kamu pergi ke Yerusalem. Hai Israel, lihatlah sekarang allah-allahmu, yang telah menuntun engkau keluar dari tanah Mesir."

Dari satu lembu emas, di zaman raja-raja menjadi dua lembu emas.

2 Raja-raja 10: 29
10:29. Hanya, Yehu tidak menjauh dari dosa-dosa Yerobeam bin Nebat, yang mengakibatkan orang Israel berdosa pula, yakni dosa penyembahan anak-anak lembu emas yang di Betel dan yang di Dan.

Kekerasan hati berkembang bahkan bertahan sampai sekarang.

Pada akhir zaman, banyak pelayan Tuhan yang pikirannya dibutakan oleh ilah zaman ini; sama dengan keras hati sehingga menjadi keras kepala dan tidak bisa melihat cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus.
Artinya: tidak mau mengerti firman pengajaran yang benar, sampai tidak bisa mengerti, berarti tidak menerima firman pengajaran yang benar.

Akibatnya: binasa selamanya.

Praktik pikiran tertutup karena kekerasan hati:



  1. 1 Tesalonika 5: 19-21
    5:19. Janganlah padamkan Roh,
    5:20. dan janganlah anggap rendah nubuat-nubuat.
    5:21. Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik.

    Yang pertama: menganggap remeh nubuat/firman pengajaran yang benar, sehingga memadamkan Roh Kudus.

    Akibatnya: menjadi kering rohani--pelita padam--; hidup dalam kegelapan Hhidupnya membabi buta.

    Membabi buta artinya: menyalahkan yang benar dan membenarkan yang salah; memilih yang jahat daripada yang baik (ayat 21).
    hati-hati! Jangan salah pilih!

    Kalau sudah membabi buta, akan tampil seperti anjing dan babi, yaitu hanya berbuat dosa dan puncaknya dosa, yaitu dosa makan minum (merokok, mabuk, narkoba), dan kawin mengawinkan (percabulan antara laki-laki dan perempuan yang bukan suami isteri sah, hubungan sejenis, nikah yang salah: kawin lari, kawin campur, kawin cerai, dan kawin mengawinkan).
    Anjing= perkataan sia-sia: dusta, gosip, fitnah, dan hujat.
    Anjing dan babi hanya akan dibinasakan.



  2. Yohanes 6: 60-62, 66
    6:60. Sesudah mendengar semuanya itu banyak dari murid-murid Yesus yang berkata: "Perkataan ini keras, siapakah yang sanggup mendengarkannya?"
    6:61. Yesus yang di dalam hati-Nya tahu, bahwa murid-murid-Nya bersungut-sungut tentang hal itu, berkata kepada mereka: "Adakah perkataan itu menggoncangkan imanmu?
    6:62. Dan bagaimanakah, jikalau kamu melihat Anak Manusia naik ke tempat di mana Ia sebelumnya berada?
    6:66. Mulai dari waktu itu banyak murid-murid-Nya mengundurkan diri dan tidak lagi mengikut Dia.

    Yang kedua: bersungut-sungut terhadap firman pengajaran yang benar.
    Artinya: tidak bisa menerima firman pengajaran yang benar karena dianggap terlalu keras dalam menunjuk dosa; terlalu lama penyampaian firmannya.

    Akibatnya: mengundurkan dari firman pengajran yang benar--pribadi Yesus--dan tidak lagi mengikut Dia, tetapi mengikuti daging dengan segala keinginannya; mengikuti Setan atau ajaran-ajaran palsu sehingga menjadi sama dengan Setan dan nabi palsu yang tidak dapat menyambut kedatangan Tuhan kedua kali.



  3. Matius 14: 3-4, 9-10
    14:3. Sebab memang Herodes telah menyuruh menangkap Yohanes, membelenggunya dan memenjarakannya, berhubung dengan peristiwa Herodias, isteri Filipus saudaranya.
    14:4. Karena Yohanes pernah menegornya, katanya: "Tidak halal engkau mengambil Herodias!"
    14:9. Lalu sedihlah hati raja, tetapi karena sumpahnya dan karena tamu-tamunya diperintahkannya juga untuk memberikannya.
    14:10. Disuruhnya memenggal kepala Yohanes di penjara

    'Herodias, isteri Filipus saudaranya'= kawin cerai.

    Yang ketiga: menolak firman pengajaran yang benar.

    Herodes dengan istri tidak salanya, Herodias dan anak tidak sah menolak firman pengajaran yang benar karena firman menunjuk tentang yang nikah yang salah.

    Menolak firman pengajaran yang benar sama mempertahankan nikah dan jodoh yang salah sampai memenggal kepala Yohanes Pembaptis.
    Artinya: tidak mengalami pembaharuan hidup tetapi tetap mempertaahkan mnausia daging dengan delapan belas sifat tabiat dagnig--dicap 666; jadi sama dengan Antikris yang akan dibinasakan selamanya. sekalipun beribadah melayani tetapi menjadi sama dengan Antikris. Hati-hati!


Jangan keras hati! Jangan keras kepala!

Kuasa kebangkitan Yesus membawa damai sejahtera, sehingga hati kita menjadi damai. Tidak ad akebencian, kekahatan, kenajisan, dusta dan seebagainya, tetapi hanya mengasihi Tuhan dan sesama--hati kita hanya berisi kasih Tuhan.
Kita mohon kuasa kebangkitan Tuhan ada di tengah-tengah kita.

Kalau hati damai, pikiran akan terbuka untuk mengerti firman pengajaran yang benar.

Lukas 24: 45
24:45. Lalu Ia membuka pikiran mereka, sehingga mereka mengerti Kitab Suci.

Wahyu 1: 3
1:3. Berbahagialah ia yang membacakan dan mereka yang mendengarkan kata-kata nubuat ini, dan yang menuruti apa yang ada tertulis di dalamnya, sebab waktunya sudah dekat.

Bukan hanya mengerti, tetapi sampai melakukan firman.
Kita bahagia dalam membaca atau mendengar firman pengajaran yang benar, sehingga kita bisa mengerti, percaya--menjadi iman; rem untuk tidak berbuat dosa--, dan praktik firman--taat dengar-dengaran pada firman pengajaran yang benar.

Hasilnya:



  1. Ibrani 4: 12
    4:12. Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita.

    Yang pertama: 'firman Allah hidup'= firman pengajaran yang benar sanggup memelihara kehidupan kita secara jasmani smapai berkelimpahan di tengah kesulitan dunia. Kita selalu mengucap syukur dan menjadi berkat bagi sesama.

    Ulangan 32: 46-47
    32:46. berkatalah ia kepada mereka: "Perhatikanlah segala perkataan yang kuperingatkan kepadamu pada hari ini, supaya kamu memerintahkannya kepada anak-anakmu untuk melakukan dengan setia segala perkataan hukum Taurat ini.
    32:47. Sebab perkataan ini bukanlah perkataan hampa bagimu, tetapi itulah hidupmu, dan dengan perkataan ini akan lanjut umurmu di tanah, ke mana kamu pergi, menyeberangi sungai Yordan untuk mendudukinya."

    Kita dipelihara sampai Antikris berkuasa di bumi kita singkrikan ke padang gurun, jauh dari mata Antikris. Kita dipelihara dengan firman dan perjamuan suci. Tekun dalam ibadah pendalaman alkitab! Ini adalah latihan penyingkirkan ke padang gurun.

    Secara rohani, firman pengajaran yang benar memelihara kita sampai memberikan Kanaan Samawi; hidup kekal di dalam kerajaan sorga.



  2. Ibrani 4: 12
    4:12. Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita.

    Yang kedua: 'lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun'= tajam pertama menyucikan.
    Artinya: kita mengalami penyucian oleh pedang firman.

    1 Petrus 1: 22
    1:22. Karena kamu telah menyucikan dirimu oleh ketaatan kepada kebenaran, sehingga kamu dapat mengamalkan kasih persaudaraan yang tulus ikhlas, hendaklah kamu bersungguh-sungguh saling mengasihi dengan segenap hatimu.

    Mulai dari hati disucikan dari kejahatan, kenajisan, dan kepahitan, sehingga menjadi hati yang suci.
    Perbuatan dosa dan puncaknya dosa juga disucikan, sehingga menjadi perbuatan yang suci.
    Perkataan sia-sia: dusta, gosip, fitnah, dan hujat disucikan menjadi perkataan yang suci.

    Hati, perbuatan, dan perkataan suci, berarti kita hidup dalam kesucian, sehingga kita bisa saling mengasihi.

    Efesus 4: 11-12
    4:11. Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar,
    4:12. untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus,

    Kalau suci, kita akan diperlengkapi dengan jabatan dan karunia Roh Kudus--jubah indah--untuk dipakai dalam pembangunan tubuh Kristus yang sempurna.
    Kita bisa saling melayani mulai dari dalam nikah, penggembalaan, persekutuan, sampai tubuh sempurna.

    Tajam kedua untuk membaharui kita dari manusia daging menjadi manusia rohani seperti Yesus, mulai dari jujur.
    Kalau tidak jujur, akan bergaul dengan Setan.

    Jujur, kita mnejadi rumah doa. Doa kita dijawab Tuhan, dan semua masalah yang mustahil diselesaikan oleh Tuhan.



  3. Ibrani 4: 12
    4:12. Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita.

    Yang ketiga: 'firman Allah kuat'= firman pengajaran yang benar memberikan kekuatan ekstra kepada kita, sehingga kita mnejadi gereja Tuhan yang kuat teguh hati.

    Artinya: tidak kecewa, putus asa, dan tinggalkan Tuahn apapun yang terjadi, tetapi tetap melayani Tuhan sampai garis akhir--sampai meninggal dunia atau Yesus datang kembali--; tetap menyembah Tuhan apapun yang terjadi; tidak berbuat dosa.

    Jangan sampai karena sesuatu kita berbuat dosa. Itu smeua bukan dari Tuhan tetapi kemauan sendiri.

    Efesus 3: 16
    3:16. Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan kemuliaan-Nya, menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh-Nya di dalam batinmu,

    Kalau kuat teguh hati, Roh Kudus akan ada di dalam hati kita.
    Ini doa kita, supaya Tuhan mengurapi dan memenuhi kita dengan Roh Kudus.

    Roh Kudus berkarya atas hidup kita--kuat teguh hati adalah landasan yang kuat untuk menerima jamahan Roh Kudus.

    Kegunaan Roh Kudus:



    1. Roh Kudus mengurapi sehingga kita tetap setia berkobar-kboar dalam ibadah pelayanan kepada Tuhan sampai Dia datang kembali.

      Roma 12: 11
      12:11. Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan.

      Kalau bosan dalam ibadah, akan menyala-nyala dalam berahi sampai terjadi penyimpangan-penyimpangan.

      Roma 1: 27
      1:27. Demikian juga suami-suami meninggalkan persetubuhan yang wajar dengan isteri mereka dan menyala-nyala dalam berahi mereka seorang terhadap yang lain, sehingga mereka melakukan kemesuman, laki-laki dengan laki-laki, dan karena itu mereka menerima dalam diri mereka balasan yang setimpal untuk kesesatan mereka.



    2. Roh Kudus sanggup membeirkan kepuasan sorga di tengah padang gurun dunia yang tandus.

      Yohanes 7: 37-39
      7:37. Dan pada hari terakhir, yaitu pada puncak perayaan itu, Yesus berdiri dan berseru: "Barangsiapa haus, baiklah ia datang kepada-Ku dan minum!
      7:38. Barangsiapa percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup."
      7:39. Yang dimaksudkan-Nya ialah Roh yang akan diterima oleh mereka yang percaya kepada-Nya; sebab Roh itu belum datang, karena Yesus belum dimuliakan.

      Tanda kepuasan adalah selalu mengucap syukur dan bersaksi.

      Kalau tidak ada kepuasan, akan mencari kepuasan di dunia atau kepuasan di dunia dibawa masuk dalam gereja.
      Kalau tidak ada kepuasan, akan bergosip.



    3. Roh Kudus membaharui kita.
      Titus 3: 5
      3:5. pada waktu itu Dia telah menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan baik yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmat-Nya oleh permandian kelahiran kembali dan oleh pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus,

      Jika Yesus datang kembali kita akan diubahkan menjadi sempurna seperti Dia untuk layak menyambut kedatangan-Nya kembali kedua kali di awan-awan yang permai. Kita bersorak: Haleluya. Ktai masuk perjamuan kawin Anak Domba, kerajaan Seribu Tahun Damai (Firdaus yang akan datang), dan Yerusalem baru selamanya.


Jangan keras hati! Kalau hati damai, pikiran akan terbuka sehingga bisa mengerti firman. Kita bahagia saat mendengar sampai praktik firman. Kita bahagia, dan Roh Kudus yang bekerja di tengah kita.

Tuhan memberkati.